SANTIAGO DEL ESTERO – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, cukup senang dengan jalannya balapan MotoGP Argentina 2019. Meski lomba berakhir buruk untuknya, pembalap asal Italia itu tetap mencoba bersikap positif.
Morbidelli sempat melesat dan bertarung untuk memperebutkan posisi podium bersama Valentino Rossi, Jack Miller, Andrea Dovizioso, dan Cal Crutchlow. Namun, formasi tersebut lama-lama pudar setelah nama yang disebut terakhir dihukum penalti akibat jump start.
Sayangnya, Franco Morbidelli harus mengakhiri balapan lebih dini pada putaran terakhir. Ia tidak sempat melintasi garis finis karena ditabrak Maverick Vinales. Meski begitu, ia tetap mencoba bersikap positif mengingat ketatnya pertarungan masuk lima besar.

(Baca juga: Pandangan Rossi tentang Morbidelli dan Bagnaia)
“Itu adalah balapan yang bagus buat kami karena bisa melaju kencang sepanjang lomba. Ada banyak aksi menyalip,” ujar Franco Morbidelli, mengutip dari Speedweek, Selasa (2/4/2019).
“Saya terlibat duel mengasyikkan dengan Vale (Rossi), (Jack) Miller, dan (Cal) Crutchlow. Ini sangat penting. Putaran terakhir memang sangat disayangkan, tetapi secara umum cukup positif. Saya berharap kami terus seperti ini demi mendapat posisi terbaik di akhir balapan,” imbuh pembalap berusia 24 tahun itu.

Franco Morbidelli yakin keempat pembalap yang ada di depannya kaget karena ia bisa ikut bertarung. Namun, tenaga motor YZR M-1 miliknya yang masih kurang, menjadi kerugian besar karena sangat mudah disalip, terutama oleh para pembalap bermesin Ducati.
(Fetra Hariandja)