nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang F1 GP Bahrain 2019, Vettel: Kami Tak Butuh Pelajari Hasil Seri Australia

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 31 Maret 2019 03:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 30 37 2037171 jelang-f1-gp-bahrain-2019-vettel-kami-tak-butuh-pelajari-hasil-seri-australia-n0DGZ6JSPg.jpg Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel. (Foto: Media F1)

SAKHIR – Balapan seri kedua Formula One (F1) 2019 tak lama lagi bakal berlangsung, tepatnya di Sirkuit Internasional Bahrain, pada Minggu (31/3/2019) malam WIB. Tentu para pembalap sudah menyiapkan berbagai hal untuk bisa tampil maksimal di balapan GP Bahrain tersebut. Salah satu yang mengaku sudah siap itu adalah pembalap Scuderia Ferrari, yakni Sebastian Vettel.

Vettel mengaku siap untuk mentas di Sirkuit Internasional Bahrain. Meski begitu ternyata kesiapan itu bukan dari perbekalannya tampil di seri Australia kemarin. Vettel merasa hasil dari GP Australia tak bisa dijadikan bahan pelajaran agar bisa tampil menterang di Bahrain. Pasalnya ia merasa kedua sirkuit jelas sangat berbeda, baik itu dari segi kondisi lintasan, cuaca, dan banyak hal lainnya.

Karena itu, meski Vettel mengaku timnya sudah tahu kekurangan mereka di F1 GP Australia 2019, namun hal tersebut takkan terlalu berguna di Bahrain nanti. Pembalap asal Jerman tersebut lebih memilih mempelajari hal-hal yang ia rasakan di sepanjang sesi latihan bebas ketimbang melihat kekurangan dari GP Australia.

“Kami telah mendapat jawaban tentang kurangnya performa di GP Australia. Tapi kami tidak akan membalap di Australia lagi. Kami tidak akan mendapatkan jawaban yang sebenarnya (bila melihat hasil dari GP Australia), karena Anda tidak akan kembali sampai tahun depan,” kata Vettel, mengutip dari Motorsport, Minggu (31/3/2019).

“Selalu ada pelajaran yang bisa diambil. Sebagian berkaitan dengan set-up, dan sisanya lagi berkaitan dengan konfigurasi sirkuit. Mercedes lebih kompetitif dari yang kami perkirakan, sementara kami tidak sekompetitif seperti yang kami perkirakan. Itu alasan mengapa ada selisih besar,” tukasnya.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini