Ambisinya untuk menempati posisi terdepan pun ternyata memberi dampak buruk kepada beberapa rivalnya. Marquez beberapa kali harus bersenggolan dengan pembalap lainnya saat berusaha membalap. Tercatat, Aleix Espargaro dan Franco Morbidelli turut merasakan insiden tersebut. Tetapi, dampak terbesar dari aksi Marquez terjadi ketika dirinya berusaha membalap Rossi yang berada di urutan keenam kala itu.
Aksi yang dilakukan Marquez tak benar-benar berjalan mulus. Motornya justru bersenggolan dengan The Doctor –julukan Rossi– yang akhirnya membuat Rossi melebar dan terjatuh di pinggir lintasan. Melihat kondisi ini, Marquez justru tetap melanjutkan balapannya sembari memberi isyarat meminta maaf dengan mengangkat tangannya.

Tetapi, aksi itu tetap saja membuat Rossi begitu kesal karena membuatnya kehilangan poin. Meski bisa melanjutkan balapan hingga garis finis, peraih sembilan gelar juara itu tetap harus tercecer ke posisi ke-19. Tindakan Marquez kepada Rossi pun kembali dikenai hukuman oleh pihak penyelenggara MotoGP. Marquez yang sejatinya finis di posisi kelima harus puas tercecer ke tempat 18 karena mendapat penalti waktu 30 detik.
Insiden ini pun terus mendapat sorotan lebih dari publik hingga beberapa balapan selanjutnya. Hubungan kedua pembalap yang kerap terlibat insiden itu kembali memanas. Meski sudah hampir setahun berlalu, kenangan terkait insiden yang dialami Rossi dan Marquez tak pernah hilang di ingatan pencinta MotoGP. Kenangan ini pun kembali terngiang di ingatan publik jelang kembali digelarnya MotoGP Argentina pada akhir pekan ini.
(Ramdani Bur)