Akan tetapi, RS-GP juga memiliki kelebihan dalam pandangan Iannone. Pembalap berpaspor Italia itu senang karena RS-GP bisa memaksimalkan kondisi ban agar tetap prima hingga balapan menyentuh garis finis.

“Di bagian terakhir balapan, di enam atau tujuh lap terakhir, saya sedikit kesulitan di titik pengereman. Saya tidak bisa mengurangi kecepatan dengan baik. Akan tetapi, bagaimanapun saya mencoba yang terbaik. Saya konstan untuk semua balapan dan ini sangat penting. Kami mengelola ban dengan sangat baik,” ucap Iannone, seperti yang dilansir dari Crash, Sabtu (23/3/2019).
Setelah melewati MotoGP Qatar 2019, Iannone dan Aprilia harus bersiap-siap untuk menyambut balapan seri kedua di Argentina pada Senin 1 April 2019, dini hari WIB. Sebelum MotoGP Argentina 2019 berlangsung, Aprilia harus mampu memperbaiki kekurangan RS-GP yang telah diungkapkan Iannone supaya bisa meraih hasil yang lebih baik lagi.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.