NOALE – Aprilia Gresini merupakan salah satu tim pabrikan yang mengajukan banding kepada Federasi Balap Motor Internasional (FIM) terkait penggunaan winglet tambahan oleh Tim Ducati. Selain mencecar Tim Ducati, CEO Aprilia, Massimo Rivola, juga mempertanyakan kinerja dari Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge.
Nama Aldridge mulai terseret saat Manajer Umum Ducati, Gigi Dall’Igna, menjelaskan bahwa komponen winglet tambahan yang digunakan timnya telah mendapat izin dari sang direktur teknis. Dall’Igna pun menerangkan kalau winglet tambahan tersebut hanya berfungsi untuk mendinginkan ban belakang, bukan menambah kecepatan seperti yang dituduhkan pihak Aprilia.
(Baca juga: Aprilia Sebut Kisruh Komponen Ilegal Tak Harus Buat Kemenangan Dovizioso Dianulir)

Meski begitu, Rivola nyatanya masih tak percaya. Rivola malah menuduh kalau Aldridge telah lalai dalam pekerjaannya. Disebut oleh Rivola bahwa Aldridge bisa saja tidak melakukan pengecekan ulang terhadap winglet tambahan Ducati tersebut, melainkan hanya sekadar menerima informasi melalui laporan.
“Saya pikir Danny Aldridge memberikan izin berdasarkan informasi yang dimilikinya, informasi yang diberikan Ducati kepadanya.Tetapi, jika bagian ini memiliki efek aerodinamis pada stabilitas sepeda motor (menambah kecepatan), dan memang demikian, maka ia salah,” ujar Rivola, menyadur dari Motorsport Week, Jumat (22/3/2019).

"Dia tidak memeriksa dengan baik, dia mengandalkan penjelasan Ducati. Akan tetapi, dalam posisinya dia tidak bisa hanya memberikan tanda setuju saja. Jika bekerja seperti itu, maka ada sesuatu dalam peraturan kami yang salah dan perlu diubah,” lanjut Rivola.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.