nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kubica Mengaku Dapat Pelajaran Berharga di F1 GP Australia 2019

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 18 Maret 2019 22:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 18 37 2031702 kubica-mengaku-dapat-pelajaran-berharga-di-f1-gp-australia-2019-9VNhfKkfOc.jpg Robert Kubica (Foto: formula1.com)

MELBOURNE – Pembalap Tim William-Mercedes, Robert Kubica, menyadari betul ia gagal meraih hasil positif ketika menjalani balapan di seri perdana Formula One (F1) musim 2019 Grand Prix (GP Australia). Meski begitu, Kubica mengaku dapat sejumlah pelajaraan berharga seusai balapan di F1 GP Australia 2019.

Ya, Kubica memang menjalani balapan yang berat ketika tampil di Sirkuit Melbourne pada akhir pekan lalu. Mulai dari tidak bisa melihat lampu start telah menyala, hingga terlibat insiden senggolan dengan pembalap Tim Red Bull-Honda, Pierre Gasly.

Walaupun harus mendapatkan sejumlah masalah di F1 GP Australia 2019, Kubica nyatanya tetap bisa menyelesaikan balapan. Meski pembalap asal Polandia itu harus finis di posisi ke-17, dan gagal meraih poin di seri perdana kejuaraan dunia tahun ini.

Robert Kubica

“Ada beberapa hal positif dari balapan kali ini. Kemarin, saya tidak bisa merasa senang, tapi itu adalah hari yang sulit. Hari ini mungkin lebih sulit, dari segi hal-hal yang bisa saya kendalikan,” jelas Kubica, seperti dikutip dari Motorsport, Senin (18/3/2019).

Baca Juga: Jelang Comeback di F1 2019, Kubica: Saya seperti Rookie

“Saya pikir saya telah bekerja dengan lumayan, dan percaya diri bahwa saya bisa melakukannya. Mungkin sebagian besar orang masih meragukan aspek fisik saya, terutama saat tikungan pertama dan start,” sambungnya.

Robert Kubica

“Ini adalah standing start pertama saya sejak delapan tahun dan empat bulan yang lalu. Saya tidak pernah melakukan standing start di grid sejak GP Abu Dhabi 2010, dan menurut saya hari ini saya melakukannya dengan cukup bagus.”

“Secara keseluruhan, saya merasa telah menambah pengalaman saya usai Australia, dan bisa sedikit merasa senang. Meski, saya tidak pernah menduga akan mengatakan hal itu ketika pace dan posisi finis saya jauh tertinggal di belakang,” tutup pembalap berusia 34 tahun tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini