nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tech3 Ingin Raih Poin Perdana di MotoGP Argentina 2019

Andika Pratama, Jurnalis · Minggu 17 Maret 2019 12:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 17 38 2031109 tech3-ingin-raih-poin-perdana-di-motogp-argentina-2019-zgGvA6B8BC.jpg Herve Poncharal (Foto: Crash)

BORMES LES MIMOSAS – Manajer Tim Red Bull KTM Tech3, Herve Poncharal, ingin kedua pembalapnya yakni Miguel Oliveira dan Hafizh Syahrin meraih poin perdana di MotoGP Argentina 2019. Poncharal berkomentar seperti itu karena pada MotoGP Qatar 2019 baik Oliveira dan Syahrin sama-sama gagal meraih poin.

Sebagaimana diketahui, MotoGP Qatar 2019 merupakan balapan seri perdana untuk musim ini sehingga poin yang didapatkan merupakan hal yang penting. Namun, poin yang diharapkan justru tak didapatkan Tech3.

Hafizh Syahrin (Foto: Laman resmi MotoGP)

Oliveira yang merupakan rookie pada musim ini hanya mampu finis di posisi ke-16 dengan catatan waktu 42 menit 52,807 detik. Catatan waktu itu tak cukup untuk mengantarkan Oliveira meraih poin perdana di MotoGP Qatar 2019.

BACA JUGA: Manajer Tim Tech3 Sedih Lihat Performa Syahrin di Qatar

Meskipun begitu, Oliveira bisa berbangga hati karena catatan waktunya jauh lebih baik dibandingkan Syahrin. Sebab, pembalap berpaspor Malaysia itu hanya mampu membukukan waktu 43 menit 20,144 detik untuk menempati posisi terbuncit yakni preingkat ke-20.

Miguel Oliveira (Foto: Laman resmi MotoGP)

Hasil negatif MotoGP Qatar 2019 itu telah menunjukkan bahwa Tech3 memiliki beberapa masalah yang harus diselesaikan pada musim ini. Kendati demikian, Poncharal tetap yakin bahwa dua pembalap Tech3 akan mampu meraih poin perdana saat mentas di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu 31 Maret 2019.

“Di Qatar, kami mendapat keuntungan mengendarai di sana sebelumnya. Di Argentina, ini akan menjadi baru atau setidaknya untuk Miguel (Oliveira, yang merupakan rookie pada musim ini). Dua pembalap kami amat menyoroti tata letak (Sirkuit Termas de Rio Hondo). Kami akan terus bergerak maju dan mengidentifikasi motor dengan lebih baik supaya Miguel bisa sedekat mungkin dengan pasangan pabrik (KTM Red Bull), Johann (Zarco) dan Pol (Espargaro) seperti di Qatar,” ujar Poncharal, seperti yang diwartakan laman resmi MotoGP, Minggu (17/3/2019).

“Dengan kata lain, tujuannya adalah untuk mencetak poin. Ini tidak akan mudah, mengingat level grid. Kesenjangan yang sangat ketat membuat olahraga kami semakin menarik tahun ini. Akan tetapi, kami akan berjuang dan secara keseluruhan kami memiliki senyum dari Qatar,” pungkasnya.

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini