
“Sejauh ini kami memiliki titik lemah pada seluruh sepeda motor. Kami masih terlalu jauh dari posisi atas, kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Jika kami membandingkan sepeda motor kami dengan sepeda motor tim pemenang, kami jauh di belakang. Tapi itu normal. Kami baru berada di kelas MotoGP selama dua tahun,” jelas Pol, menukil dari Speedweek, Sabtu (16/3/2019).
“Ducati telah bermain sejak 2003, Suzuki juga. Orang-orang di tim kami bukannya tidak sadar. Mereka tahu bisnis mereka dan bekerja tanpa lelah. Semua pabrikan bekerja keras untuk membuat motor mereka lebih kuat. Tentu saja kami juga melakukannya,” tukas Pol.
(Fetra Hariandja)