“Di gim pertama dari awal poin saya memang ketinggalan, tetapi saya sempat memimpin 18-17 dan lawan langsung dapat empat poin. Dari situ saya merasa kecewa, di poin kritis saya seperti buru-buru mau mematikan,” ujar Anthony Ginting, mengutip dari laman resmi PBSI, Kamis (7/3/2019).
“Di gim ketiga dia tidak ada perubahan, tetapi tetap menekan dan lebih banyak inisiatif menyerang saya. Dia juga tidak memberi saya kesempatan untuk menyerang, saya tidak bisa fokus seperti gim sebelumnya dan tidak bisa menerapkan strategi,” tutup pria bertinggi badan 170 sentimeter (cm) itu.

Kompatriot Ginting, Jonatan Christie, bernasib lebih baik karena sukses melaju ke babak 16 besar All England 2019. Pria asal Jakarta itu menaklukkan wakil Korea Selatan, Lee Dong-keun, lewat straight set 21-16 dan 21-19.
(Rivan Nasri Rachman)