nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meski Puas dengan Kinerja Folger, Yamaha Masih Ragu Beri Wild Card

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 19 Februari 2019 19:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 19 38 2020212 meski-puas-dengan-kinerja-folger-yamaha-masih-ragu-beri-wild-card-WLsKVxk7hL.jpg Jonas Folger. (Foto: AFP)

LESMO – Status baru diemban mantan pembalap tim satelit Yamaha, Jonas Folger, di ajang MotoGP 2019. Kini, ia memainkan peran penting dalam pengembangan motor Yamaha karena berperan sebagai test rider. Pekerjaan Folger pun telah dimulai sejak tes pramusim MotoGP 2019 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, awal bulan ini.

Di tes tersebut, penampilan yang apik mampu ditunjukkan Folger. Kondisi ini tentu saja disambut positif oleh berbagai pihak di Yamaha, termasuk sang Managing Director, Lin Jarvis. Ia mengaku sangat puas melihat kinerja Folger.

Jonas Folger

Meski telah puas, Jarvis mengaku Yamaha belum menyiapkan langkah lainnya untuk Folger, termasuk memberi wild card seperti yang dilakukan pabrikan lainnya kepada test rider. Menurut Jarvis, hal ini dilakukan karena Yamaha masih ingin melihat lebih jauh penampilan Folger. Jika dirinya bisa menunjukkan kinerja yang jauh lebih apik, hal itu pun mungkin saja diberikan Yamaha kepada pembalap asal Jerman tersebut.

BACA JUGA: Ada Folger, Jarvis Ingin Rossi dan Vinales Tak Terlibat di Tes Motor Yamaha

"Jonas (Folger) tidak merasa nyaman dengan motor Yamaha pada awalnya. Jadi, kami memutuskan untuk meningkatkan pengaturan dan menyesuaikannya dengannya. Hal itu berhasil sehingga dia bisa langsung memberi masukan yang baik. Pekerjaan penguji lebih rumit. Mereka memiliki lebih sedikit waktu untuk menguji motor karena itu harus berusaha sedekat mungkin dengan yang pertama,” ujar Jarvis, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Selasa (19/2/2019).

Jonas Folger

"Kami tahu Jonas dapat bergerak lebih cepat, tetapi tugasnya di Sepang adalah melakukan banyak putaran dan memberi kami informasi. Tapi, saya belum tahu apakah akan memberinya wild card. Kami belum merencanakannya. Kami harus mengubah banyak hal dari tim uji untuk ikut serta dalam balapan. Jika sepanjang tahun kami menemukan manfaat dari sana, mungkin kami akan membiarkan Jonas mencoba beberapa hal di trek,” tukasnya.

(dji)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini