CLERMONT-FERRAND – Pemasok ban tunggal MotoGP, Michelin, senang dengan masukan yang didapat dari tes pramusim di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, 6-8 Februari 2019. Sebab, pabrikan asal Prancis itu memberikan ban dengan teknologi terbaru untuk digunakan para pembalap selama tes.
Sejumlah kompon ban baru itu diproduksi sesuai dengan teknologi baru yang dimiliki Michelin. Manajer Balap Roda Dua, Piero Taramasso mengungkapkan, ban-ban baru tersebut masih akan diuji sekali lagi pada tes pramusim MotoGP 2019 di Qatar pekan depan sebelum resmi diperkenalkan ke publik.
(Baca juga: Jadi Pemasok Utama Ban di MotoGP, Ini Proyek Michelin di 2019 dan 2020)

Michelin membawa ban belakang dengan dua kompon baru selama tes pramusim di Malaysia. Sedangkan di Qatar nanti, mereka akan gantian mencoba satu kompon baru untuk ban depan dengan menggunakan teknologi termutakhir.
“Kami datang ke Malaysia dengan membawa solusi baru, yakni satu kompon ban depan, antara soft dan medium, serta dua kompon ban belakang, satu soft dan dua medium,” ucap Piero Taramasso, dilansir dari Crash, Kamis (14/2/2019).
“Sejauh ini hasilnya sangat bagus. Jika hasil di Qatar juga bagus, maka kami akan memperkenalkan ketiga kompon ban baru ini untuk musim balap 2019. Rencananya adalah untuk memperkenalkan ban depan berkompon baru di Qatar, sementara ban belakang baru mungkin di Jerez,” imbuh pria berkebangsaan Italia itu.

Pada Januari 2019, Taramasso mengungkapkan target utama Michelin adalah perbaikan senyawa ban agar dapat memiliki daya cengkeram lebih baik. Daya cengkeram yang lebih lama sangat diperlukan guna mengurangi risiko pembalap terjatuh sehingga mereka bisa mengikuti lomba lebih tenang.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.