“Dia (Marquez) adalah orang yang sangat cerdas. Dia memahami cedera dan waktu pemulihannya dengan baik. Dia menghormati apa yang harus dia lakukan. Dia tahu bahwa di Qatar, dia tidak akan berada dalam kondisi terbaik. Itu tidak akan membahayakan pekerjaan yang telah kami lakukan,” ujar Garcia, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Minggu (3/2/2019).

"Sekarang, Marquez akan lebih banyak melakukan kegiatan, tetapi tidak menggerakkan seluruh lengan dengan baik. Defisit terbesarnya adalah kekuatan. Dia akan mencoba. Itu sudah memiliki pedoman tentang apa yang bisa dilakukan, apa batasannya. Dia tahu tidak harus meletakkan 100% di atasnya,” tukasnya.
(Djanti Virantika)