Duet Marquez-Lorenzo Disebut Dream Team, CEO Dorna: Buktikan di Akhir Musim

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 03 Februari 2019 06:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 03 38 2013064 duet-marquez-lorenzo-disebut-dream-team-ceo-dorna-buktikan-di-akhir-musim-agtyijg5WR.jpg Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. (Foto: Twitter Repsol Honda)

MADRID – CEO Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta, tampaknya sudah tidak sabar untuk melihat aksi dua pembalap Repsol Honda, yakni Marc Marquez dan Jorge Lorenzo di gelaran MotoGP 2019. Pemimpin promotor MotoGP itu penasaran bagaimana penampilan dua rider yang disebut-sebut sebagai dream team di musim 2019 ini.

Ya, duet Marquez dan Lorenzo dianggap sebagai dream team. Bagaimana tidak, Repsol Honda berhasil menyandingkan dua pembalap kelas dunia yang masing-masing sudah merasakan tujuh dan lima kali juara dunia. Alasan itulah yang membuat Repsol Honda di musim 2019 ini disebut sebagai dream team.

Baca Juga: Balas Komentar Crutchlow, Lorenzo: Motor Honda Tak Terlalu Menuntut Fisik

Akan tetapi Ezpeleta justru belum mengakui duet Marquez dan Lorenzo sebagai dream team. Pasalnya ia merasa sebuah tim layak dijuluki seperti itu bila mampu memberikan hasil terbaik ketika di akhir musim. Jadi Ezpeleta perlu pembuktian dari The Baby Dragon –julukan Marquez– dan Lorenzo di MotoGP 2019. Jika dua pembalap pabrikan asal Jepang itu berhasil berada di papan atas klasemen akhir MotoGP 2019, maka Ezpeleta baru mengakui Marquez dan Lorenzo adalah dream team.

“Sebutan dream team hanyalah julukan. Mereka (Marquez-Lorenzo) sendiri yang mengatakannya dengan jelas, yakni dream team adalah saat musim berakhir. Dream team adalah saat tim basket Amerika Serikat meraih emas di Olimpiade 1992, dan saat FC Barcelona menjuarai Piala Eropa pada 1992. Sebelum itu, tak ada yang layak disebut dream team,” ungkap Ezpeleta, melansir dari Marca, Minggu (3/2/2019).

Ezpeleta pun berharap duet Lorenzo dan Marquez dapat bersaing dengan sehat. Ia tak ingin adanya perselisihan yang tidak sehat terjadi di dunia balap MotoGP, terutama jika hal itu berlangsung di satu tim.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini