ARAGON – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, mengaku bangga karena menjadi bagian dari kebangkitan tim pabrikan asal Italia tersebut. Dovizioso datang ke Ducati pada musim balap MotoGP 2013. Kala itu Ducati tengah terpuruk, karena selepas kepergian Casey Stoner pada akhir 2010, mereka tak lagi mampu memenangkan balapan.
Pada musim balap 2011, Ducati sebenarnya mendatangkan Valentino Rossi guna diplot menjadi wajah baru mereka menggantikan posisi Stoner. Akan tetapi, harus disayangkan karena selama di Ducati Rossi gagal bersinar. Pembalap berjuluk The Doctor itu bahkan hanya tiga kali menempati posisi podium (tanpa satu pun mendapatkan kemenangan) selama dua tahun membela Ducati.
(Baca juga: Ducati Ingin Jadikan Dovizioso Juara Dunia MotoGP 2019)

Era baru Ducati sebenarnya dimulai sejak mereka mendatangkan Gigi Dall’Igna di jajaran manajemen pada 2014. Dari sana Ducati mulai berbenah, termasuk juga bersama pembalap mereka, Dovizioso untuk perlahan membangun kembali masa kejayaan. Tak ayal, kini Dovizioso merasa bangga karena perjuangannya selama ini membuahkan hasil, di mana Ducati telah menjelma menjadi tim yang tangguh.