“Ya, rencana kami adalah mengutus Stefan (Bradl) untuk tes di Sepang. Ketika hal-hal seperti ini terjadi, kami harus bereaksi cepat. Karena itu lah, ketika Jorge cedera, kami langsung meminta kesediaan Stefan untuk bergabung dengan tim di Sepang,” tutur Alberto Puig, dilansir dari Speedweek, Kamis (24/1/2019).
“Kedua pembalap kami masih cedera dan kondisi itu sungguh tidak ideal. Akan tetapi, saya memilih problem ini terjadi sekarang daripada di tengah musim. Kami harus menerima situasi ini. Prioritas utama adalah Marc (Marquez) dan Jorge kembali dengan kekuatan penuh sebelum balapan pertama di Qatar 10 Maret 2019,” imbuh pria berkebangsaan Spanyol tersebut.

Salah satu alasan utama penunjukkan Stefan Bradl adalah karena Honda masih butuh banyak data dari motor RC213V edisi baru. Apalagi, proses pengembangan motor baru saja dimulai sehingga peran Stefan Bradl sangat dibutuhkan.
(Fetra Hariandja)