Jelang Pensiun, Perasaan Liliyana Natsir Campur Aduk

Antara, Jurnalis · Senin 21 Januari 2019 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 21 40 2007410 jelang-pensiun-perasaan-liliyana-natsir-campur-aduk-NKFFFJ2n55.jpg Liliyana Natsir (kiri) bersama Tontowi Ahmad. (Foto: @natsirliliyana)

JAKARTA - Atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia, Liliyana Natsir, atau akrab disapa Butet, mengaku tegang campur sedih menjelang turnamen Indonesia Masters 2019. Hal itu menyusul rencana acara perpisahan pada pertandingan final di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Minggu 27 Januari 2019.

"Rencana acara perpisahan nanti membuat perasaan jadi tegang dan sedih karena saya akan berbicara di hadapan para penggemar bulu tangkis di Istora. Saya akan mengucapkan kata-kata perpisahan dan itu tentu paling susah dibandingkan pertandingan," kata Butet dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Tontowi Ahmad-Lilyana Natsir Gagal ke Final

Atlet kelahiran Manado, 9 September 1985 itu mengaku ingin segera melewati masa-masa perpisahan karena mengaku tidak kuat menahan emosi rasa sedih.

"Saya sudah belasan tahun dalam cabang bulu tangkis dan ketika akan meninggalkan cabang olahraga yang saya cintai ini tentu sangat berat. Persiapan mental saya dalam turnamen ini adalah perpisahan bukan hanya pertandingan," kata Butet.

BACA JUGA: PBSI Bidik 2 Gelar di Bulu Tangkis Indonesia Masters 2019

Pemain klub bulu tangkis Djarum Kudus itu mengaku belum mempunyai rencana untuk mengabdikan diri ke pemusatan latihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) maupun klub yang telah membesarkannya, baik sebagai pelatih atau tim pendukung lain.

"Saya ingin menyegarkan pikiran dan lepas dari bulu tangkis. Saya masih fokus pada bisnis yang telah saya jalani sejak tiga tahun lalu, yaitu tempat pijat refleksi, properti, dan penukaran mata uang," kata atlet peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 yang berpasangan dengan Tontowi Ahmad itu.

Owi/Butet Akan Bertemu Ganda Campuran Malaysia di Final

Namun, Butet mengaku pasti akan punya rasa kangen dan ingin mengunjungi pelatnas PBSI setelah menggeluti bisnisnya karena memulai latihan bulu tangkis sejak sekolah dasar.

"Saya akan berbagi pengalaman dengan adik-adik di pelatnas PBSI agar regenerasi atlet bulu tangkis kita lancar dan memberikan prestasi bagi Indonesia," katanya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini