“Jika kita bisa menggantikan Bradley Smith dengan Marc Marquez saat itu (2017), saya akan mengatakan ya, ya. Tetapi ketika Anda memulai sebuah proyek sebagai pendatang baru, Anda tidak segera menjadi begitu percaya diri di paddock sehingga Anda mendapatkan pembalap yang dapat memenangkan balapan segera," ucap Beirer, mengutip dari Speedweek, Rabu (16/1/2019).

Kendati demikian, KTM tentu tak ingin terus berada di papan bawah. Mereka telah membuat proyek pengembangan. Salah satunya adalah melakukan kerja sama dengan Tim Tech3 untuk musim balap 2019, serta menggantikan posisi Smith dengan Johann Zarco.
(Fetra Hariandja)