MUNDERFING – Direktur Tim KTM, Pit Beirer, membeberkan alasan kenapa timnya gagal berkembang sepanjang musim balap 2018 kemarin. KTM memang menutup musim keduanya di MotoGP dengan podium di Valencia bersama salah satu pembalap mereka, Pol Espargaro.
Kendati begitu, perjalanan mereka terutama pada 2018 bisa dikatakan cukup sulit. Beirer mengatakan, cedera yang menimpa pembalapnya sepanjang musim lalu membuat KTM sulit untuk melakukan pengembangan pada motor RC-16 milik mereka.

“Saat kami masuk MotoGP, kami tak berharap segalanya berjalan mulus. Jika melihat posisi sebenarnya, tak ada peningkatan dari musim 2017, sampai balapan terakhir di Valencia (MotoGP 2018). Untuk tahun pertama, segalanya berjalan sangat baik. Untuk tahun kedua, kami mengalami banyak nasib buruk dengan cedera. Itu sedikit menghentikan proyek kami pada pertengahan musim,” ujar Pit Beirer, seperti dilansir dari laman Motorsport, Selasa (8/1/2018).