KTM Bakal Pertimbangkan Opsi Wildcard Sesuai Kebutuhan

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 07 Januari 2019 05:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 07 38 2000795 ktm-bakal-pertimbangkan-opsi-wildcard-sesuai-kebutuhan-e1JpVMSdKd.jpg Pembalap KTM Red Bull, Pol Espargaro (Foto: Laman MotoGP)

MUNDERFING – Setiap tim pabrikan di pentas MotoGP sejatinya mendapat keistimewaan untuk menggunakan wildcard. Akan tetapi, pembalap penguji Tim KTM Red Bull, Dani Pedrosa, telah memutuskan kalau dirinya tak akan menggunakan opsi wildcard tersebut. Meski begitu, pihak Tim KTM nyatanya tak ingin menghilangkan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi.

Sekadar diketahui, penggunaan wildcard diberikan kepada tim pabrikan untuk bisa menempatkan seorang pembalap tambahan di grid. Pembalap tambahan tersebut biasanya adalah pembalap penguji dari tim pabrikan tersebut. Akan tetapi, dalam kasus Tim KTM, pembalap penguji mereka, Pedrosa, telah membulatkan tekad untuk tidak lagi ikut serta dalam balapan MotoGP.

(Baca juga: Lorenzo Maklum jika Kalah Saing dari Marquez dan Rossi di MotoGP 2019)

Dani Pedrosa

Biasanya, sebuah tim menggunakan wildcard untuk membantu mereka melakukan pengujian dan memperoleh data tambahan. Maka dari itu, Direktur Olahraga KTM, Pit Beirer, enggan menutup kemungkinan kalau timnya tidak akan menggunakan wildcard. Menurutnya, segala hal masih bisa terjadi, tergantung situasinya.

“Kami tidak memiliki rencana menggunakan wildcard untuk Kejuaraan Dunia MotoGP saat ini, karena Dani Pedrosa tidak memiliki rencana untuk balapan lagi. Akan tetapi, saya tidak ingin mengecualikan wildcard individu dengan kategori untuk seluruh musim 2019,” ucap Beirer, menyadur dari Speedweek, Senin (7/1/2019).

Tim KTM Red Bull

“Jika masuk akal bagi kami di beberapa titik dan kami ingin belajar sesuatu dalam balapan dengan motor penguji, kemungkinan (menggunakan wildcard) itu selalu dapat kembali ke meja. Sejauh ini, kami belum merencanakan wildcard. Tapi, balapan kandang di Spielberg bisa masuk akal dengan Mika Kallio, misalnya,” lanjut Beirer.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini