BRACKLEY – Musim balap Formula One (F1) 2018 merupakan musim terakhir Kimi Raikkonen mengendarai mobil balap Scuderia Ferrari. Pasalnya, kontrak Raikkonen tak diperpanjang oleh tim pabrikan asal Italia tersebut. Kondisi itu nyatanya membuat bos Tim Mercedes, Toto Wolff, bersedih.
Hal tersebut dikarenakan Wolff sudah memandang Raikkonen sebagai sosok yang tak terpisahkan dengan Ferrari. Maklum saja, pasalnya Raikkonen sudah membela Ferrari untuk waktu yang cukup lama. Selain itu, keberhasilan Raikkonen dalam meraih gelar juara F1 pada 2007 juga ketika ia berada di tim Ferrari.
(Baca juga: Van der Mark Akui Sengaja Buat Hamilton Melambat saat Jajal Motornya)

Kendati demikian, Raikkonen telah semakin menua dan pihak Ferrari menganggapnya sudah tidak kompetitif lagi. Maka dari itu, untuk gelaran F1 2019, Ferrari mengganti Raikkonen dengan pembalap muda, Charles Lecrec. Sementara itu, Raikkonen bakal bergabung dengan Tim Sauber untuk musim depan.
Kepindahan Raikkonen ke Sauber pun sedikit disesalkan oleh Wolff. Pasalnya, Wolff memandang Raikkonen sebagai salah satu pembalap yang masih memiliki taji dan punya potensi untuk memenangkan balapan jika bersama Ferrari. Sedangkan bersama Sauber, Wolff tak menjamin kalau mobil balap mereka bisa bertarung untuk memperebutkan kemenangan balapan.
“Saya pikir itu banyak berubah untuk F1 bahwa Kimi tidak lagi di Ferrari di mobil yang mampu memenangkan balapan. Dia adalah karakter yang tangguh. Dia memiliki nilai-nilai dan tetap setia pada nilai-nilainya, dan dia otentik. Itulah yang disukai penggemar. Jadi, ketika Kimi tidak lagi di Ferrari, itu adalah pukulan bagi kita semua,” ujar Wolff, menukil dari Autosport, Jumat (21/12/2018).
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.