KUALA LUMPUR – Pebulu tangkis ganda putra senior Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, bertekad mengulangi masa jaya mereka dengan mengincar gelar juara di BWF World Tour Finals 2018. Apalagi, pasangan tersebut merupakan penyumbang gelar terbanyak bagi Indonesia di ajang BWF World Tour Finals (dahulu BWF Super Series Finals) dengan dua kali menjadi juara.
Sepanjang sejarah keikutsertaan di turnamen tutup tahun tersebut, Indonesia hanya pernah tiga kali juara yang semuanya dipersembahkan sektor ganda putra. Dua gelar disumbang Ahsan/Hendra pada 2013 dan 2015 serta Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada 2017.
(Baca juga: Ini Wakil Indonesia yang Akan Turun di BWF World Tour Finals 2018)

Penampilan ganda putra senior itu cukup baik sepanjang 2018. Ahsan/Hendra mampu menjuarai Singapore Open 2018 serta mencapai babak semifinal turnamen BWF World Tour sebanyak lima kali. Bukti tersebut sudah cukup untuk tidak menganggap keduanya sebelah mata.
“Kami baru saja kembali berpasangan pada tahun ini dan saya secara pribadi cukup puas dengan penampilan kami,” ujar Mohammad Ahsan, dinukil dari situs resmi BWF World Tour Finals, Senin (10/12/2018).
“Tentu saja, ada banyak aspek dalam permainan yang harus kami kembangkan sehingga bisa lebih baik. Kami hanya bersyukur bisa mencapai sejauh ini,” imbuh pria berusia 31 tahun itu.

Duet Ahsan/Hendra lolos ke BWF World Tour Finals 2018 dengan menempati peringkat enam pada nomor ganda putra. Keduanya akan menjadi tumpuan Indonesia untuk merebut gelar juara bersama dengan Marcus/Kevin di BWF World Tour Finals 2018.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.