nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertamina Energi Buka Laga Perdana Proliga 2019 dengan Manis

Kuntadi, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 18:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 07 43 1988281 pertamina-energi-buka-laga-perdana-proliga-2019-dengan-manis-uMpMxMarDG.jpg Pertamina Energi menang 3-0 atas BJB Pakuan Bandung. (Foto: Kuntadi/Okezone)

YOGYAKARTA - Tim Putri Jakarta Pertamina Energi mengawali Proliga 2019 dengan mengandaskan tim putri Bandung Bank BJB Pakuan dengan skor 3-0. Bermodalkan tujuh pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang tampil di Asian Games 2018, mereka tampil cukup dominan.

Pada set pertama, tim Jakarta Pertamina langsung menyerang dan unggul dalam perolehan angka. Lantaran cukup terburu-buru untuk menyudahi permainan, mereka justru kerap melakukan kesalahan sendiri. Hanya saja, Novia Andriyani CS mampu tampil cukup bagus dan menyudahi permainan di set pertama dengan skor 25-15.

Memasuki set kedua, pemain Timnas Indonesia, Amasya Manganang, kerap melancarkan smash tajam dan tak terbendung lawan. Permainan set kedua pun kembali dimenangkan oleh Pertamina Energi dengan skor 25-22. 

Unggul 2-0 menjadikan permainan anak-anak asuh Muhammad Anshori kian percaya diri di set ketiga. Mereka mampu menembus angka 20. Namun, Anshori merotasi pemain sehingga hanya menang tipis 25-23 di set ketiga.

BACA JUGA: Ini Target Jakarta Pertamina Energi di Proliga 2019

"Ini hasil positif karena target kita bisa final four dan juara," jelaa Anshori pelatih Jakarta Pertamina Energi.

Menurutnya sejak awal pertandingan mereka sudah yakin akan menang. Apalagi pemain yang dibawa sudah cukup berpengalaman. Namun, pemain-pemain Bandung Bank BJB Pakuan tidak bisa dipandang remeh. Beberapa kali mereka kecolongan dengan smash tajam dan blocking yang rapat.

 Proliga 2019

(Suasana pembukaan Proliga 2019. Foto: Kuntadi/Okezone)

"Di set ketiga semua pemain kita rotasi untuk mencari format terbaik," lanjut Anshori.

Sementara itu, pelatih Bandung Bank BJB Pakuan, Teddy Hidayat, mengaku puas melihat penampilan anak asuhnya. Bermaterikan pemain muda yang belum banyak berpengalaman, mereka mampu memberikan perlawanan tim pertamina yang didominasi pemain Timnas Indonesia.

"Hanya tiga minggu persiapan melihat hasil ini sangat puas," tuturnya.

Teddy melihat ada tren positif pemainnya dalam tiga set. Awalnya mereka demam panggung dan mudah dikalahkan. Namun, di set kedua dan ketiga mereka lebih bagus, meski akhirnya kalah.

"Target kita tetap bisa lolos di final four," terangnya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini