nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gagal Juarai Putaran Kedua Proliga 2019, Pelatih Putri Jakarta BNI 46 Akui Ikhlas

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 29 Januari 2019 13:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 29 43 2010835 gagal-juarai-putaran-kedua-proliga-2019-pelatih-putri-jakarta-bni-46-akui-ikhlas-A6NyQX4Csh.jpg Tim putri Jakarta BNI 46. (Foto: Instagram Jakarta BNI 46)

SOLO – Tim putri Jakarta BNI 46 kembali gagal merebut gelar juara di ajang Proliga 2019. Terbaru, mereka lagi-lagi membuang peluang untuk dapat menjadi juara di putaran kedua pada kompetisi musim 2019 tersebut.

Kepastian gagalnya Jakarta BNI 46 untuk menjuarai putaran kedua itu terjadi kala mereka kalah dari tim putri Jakarta Pertama Energi di laga terakhir seri ketiga putaran kedua Proliga 2019 yang digelar di GOR Sritex Arena, Solo, pada Minggu 27 Januari 2019 kemarin. Jakarta BNI 46 kalah dengan skor 1-3 (15-25, 27-25, 23-25, dan 17-25).

Baca Juga: Gantung Raket, Butet Belum Putuskan Jadi Pelatih

Dengan kekalahan itu, Jakarta BNI 46 kembali gagal menyabet gelar juara. Pasalnya di putaran pertama, tim yang bermarkas di Solo itu juga sempat memiliki peluang untuk menjadi juara. Namun mereka justru gagal lantaran kalah dalam perolehan jumlah poin dari Jakarta PGN Popsivo Polwan di klasemen akhir putaran pertama tersebut.

Kendati demikian, pelatih Jakarta BNI 46, Risco Herlambang, mengaku timnya ikhlas dengan gagal mereka menjadi juara di putaran kedua Proliga 2019 tersebut. Risco mengatakan target utama mereka memang bukan untuk menjuarai putaran kedua, melainkan lolos hingga ke final four Proliga 2019, yang mana hal tersebut sudah tercapai.

Kekalahan dari Jakarta Pertama Energi pun diakui Risco akan menjadi bahan pelajaran bagi Jakarta BNI 46 untuk mengarungi partai final four Proliga 2019. Ia tahu final four akan berlangsung berat karena bakal dilaksanakan dua kali, yakni di GOR Jayabaya Kediri, Jawa Timur, pada 8 hingga 10 Februari 2019, dan final four keduanya di GOR Ken Arok Malang, 15-17 Februari. Barulah pada 23-24 Februari grand final Proliga 2019 akan berlangsung di GOR Among Rogo, Yogyakarta. Melihat jadwal yang ketat itu, Risco berharap anak didiknya bisa belajar dari kekalahan atas Jakarta Pertama Energi.

“Akan tetapi bagi saya tidak ada masalah (Jakarta BNI 46 kalah) karena lebih baik saya kalah sekarang, karena memang tujuan kita di final four. Walaupun tadi kalau kami menang berapa pun kami yang akan keluar sebagai juara putaran kedua, namun kami tidak menargetkan itu ya. Kami tidak menyesal karena dengan itu pun kami bisa belajar kedepannya,” ujar Risco, dikutip dari laman resmi PBVSI, Selasa (29/1/2019).

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini