“Itu memang fakta yang menyakitkan. Membalap untuk tim pabrikan berarti ada banyak tekanan, dari media dan sponsor. Dia harus membuktikan mampu meraih cukup banyak podium. Danilo harus melihat musim depan sebagai kesempatan sekali seumur hidup,” tutur Paolo Ciabatti, dilansir dari Motorsport, Jumat (16/11/2018).
“Kami yakin dia pantas mendapatkan kesempatan itu. Akan tetapi, dia harus menunjukkan bahwa keputusan kami tepat. Benar bahwa kontrak dua tahun akan memberinya ketenangan, tetapi Ducati harus memastikan kedua pembalapnya mampu memenangi balapan. Karena itu, saya pikir kontrak satu tahun merupakan pilihan yang tepat,” imbuh pria asal Italia tersebut.

Pencapaian Danilo Petrucci bersama tim satelit Pramac Ducati sejauh ini tidak cukup bagus. Ia hanya berhasil satu kali naik podium kedua di Le Mans pada MotoGP Prancis 2018. Meski begitu, ia masih bisa finis sebagai pembalap tim independen terbaik karena hanya berselisih lima poin dengan Johann Zarco di klasemen.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.