Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ducati Ungkap Alasan Hanya Kontrak Petrucci Satu Tahun

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Jum'at, 16 November 2018 |09:18 WIB
Ducati Ungkap Alasan Hanya Kontrak Petrucci Satu Tahun
Pembalap Pramac Ducati Danilo Petrucci (Foto: Danilo Petrucci/Twitter)
A
A
A

VALENCIA – Tim Ducati Corse sudah memilih Danilo Petrucci sebagai pembalap mereka musim 2019 menggantikan Jorge Lorenzo yang hijrah ke Repsol Honda. Namun, pabrikan asal Bologna tersebut hanya mengikat Petrux –sapaan akrab Petrucci dengan kontrak satu tahun.

Direktur Olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti menuturkan, kontrak untuk Danilo Petrucci hanya satu tahun karena ingin sang pembalap memberi bukti dirinya pantas membela tim pabrikan. Jika dinilai pantas, maka pembalap berusia 28 tahun itu akan disodori perpanjangan kontrak selama musim berjalan.

(Baca juga: Petrucci Tolak Teken Kontrak di Ducati hingga 2020)

Danilo Petrucci

Pemberian kontrak satu tahun tersebut memang agak di luar kebiasaan tim pabrikan yang biasanya mengikat pembalap selama dua tahun. Ducati tampaknya ingin mengevaluasi kinerja Petrucci karena banyak pembalap yang mengincar kursinya, seperti Jack Miller.

“Itu memang fakta yang menyakitkan. Membalap untuk tim pabrikan berarti ada banyak tekanan, dari media dan sponsor. Dia harus membuktikan mampu meraih cukup banyak podium. Danilo harus melihat musim depan sebagai kesempatan sekali seumur hidup,” tutur Paolo Ciabatti, dilansir dari Motorsport, Jumat (16/11/2018).

“Kami yakin dia pantas mendapatkan kesempatan itu. Akan tetapi, dia harus menunjukkan bahwa keputusan kami tepat. Benar bahwa kontrak dua tahun akan memberinya ketenangan, tetapi Ducati harus memastikan kedua pembalapnya mampu memenangi balapan. Karena itu, saya pikir kontrak satu tahun merupakan pilihan yang tepat,” imbuh pria asal Italia tersebut.

Tim Ducati Corse

Pencapaian Danilo Petrucci bersama tim satelit Pramac Ducati sejauh ini tidak cukup bagus. Ia hanya berhasil satu kali naik podium kedua di Le Mans pada MotoGP Prancis 2018. Meski begitu, ia masih bisa finis sebagai pembalap tim independen terbaik karena hanya berselisih lima poin dengan Johann Zarco di klasemen.

(Fetra Hariandja)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement