Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Strategi Marquez untuk Taklukkan Dovizioso di MotoGP Thailand 2018

Andika Pratama , Jurnalis-Minggu, 07 Oktober 2018 |21:19 WIB
Ini Strategi Marquez untuk Taklukkan Dovizioso di MotoGP Thailand 2018
Marc Marquez (Foto: Laman Resmi MotoGP)
A
A
A

BURIRAM – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, kembali menunjukkan kedigdayaannya di lintasa balap saat menjadi yang tercepat pada MotoGP Thailand, Minggu (7/10/2018). Pada balapan di Sirkuit Buriram itu, Marquez bisa mengalahkan Andrea Dovizioso (Ducati Corse) dalam perebutan podium utama MotoGP Thailand.

Marquez bisa mengasapi Dovizioso saat menyalip pembalap berpaspor Italia itu pada tikungan terakhir sebelum menyentuh garis finis. Setelah meraih kemenagan pada MotoGP Thailand, Marquez pun mebeberkan strateginya untuk bisa mengalahkan Dovizioso di Sirkuit Buriram.

Andrea Dovizioso dan Marc Marquez (Foto: Laman Resmi MotoGP)

Marquez mengaku mencoba bersabar untuk berusaha menyalip Dovizioso pada balapan tersebut. Pembalap asal Spanyol itu sengaja baru meningkatkan kecepatannya saat balapan tinggal menyisakan 10 atau delapan putaran lagi.

BACA JUGA: Marquez Tuding Dovizioso Tiru Gaya Balapnya di MotoGP Thailand 2018

Itu dilakukan Marquez karena kondisi ban depanya yang begitu panas sehingga sulit mengejar kecepatan Dovizioso. Akan tetapi, saat mendekati akhir balapan ceritanya akan berbeda sebab Dovizioso pun akan mengalami masalah yang sama dengan bannya. Marquez pun memanfaatkan celah di tikungan terakhir untuk bisa menjadi pemenang di MotoGP Thailand.

Andrea Dovizioso dan Marc Marquez (Foto: Laman Resmi MotoGP)

“Pada akhirnya kami membalas dendam setelah (kalah) tiga kali dan sekaran kami mengubah sedikit gaya membalap. Tetapi jujur saja strategi saya sedikit berbeda, karena mencoba mendorong ketika masih ada sepuluh atau delapan putaran," ungkap Marquez, seperti yang dilansir Crash, Minggu (7/10/2018).

“Saya melihat bahwa kecepatan Dovi –sapaan akrab Dovizioso– bagus dan saya bisa menjadi sedikit lebih cepat, mungkin. Tetapi, saya tidak dapat menyusulnya karena ban depan saya terlalu panas dan tidak dapat menghentikan motor dengan baik,” lanjut pembalap Honda itu.

“Untuk alasan itu saya mencoba menyerang sebelum putaran terakhir, mencoba mendinginkan sedikit ban depan, tetapi Dovi benar-benar pintar dan dia (Dovizioso) mengambil alih saya dengan sangat cepat setiap waktu. Saya mencoba melupakan segalanya, kejuaraan, semua hal ini dan saya hanya memberikan semua yang dimiliki,” tutup Marquez.

(Andika Pratama)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement