Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Crutchlow Sebut Ban Jadi Permasalahan Utama Honda di MotoGP

Djanti Virantika , Jurnalis-Selasa, 02 Oktober 2018 |11:52 WIB
Crutchlow Sebut Ban Jadi Permasalahan Utama Honda di MotoGP
Cal Crutchlow. (Foto: Laman resmi MotoGP)
A
A
A

MONTE CARLO – Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, membeberkan masalah utama pada motor timnya di ajang MotoGP 2018. Menurut Crutchlow, masalah terbesar yang kerap kali menghantui pembalap Honda selama mengarungi perlombaan pada musim ini adalah kinerja ban.

Menurut Crutchlow, kinerja ban motor Honda, terutama pada ban depan, benar-benar tak memuaskan pada musim ini. Bahkan, dirinya dan beberapa pembalap Honda lainnya kerap kali terjatuh kala mentas di ajang MotoGP 2018 hanya karena masalah ini.

Cal Crutchlow. Foto: Laman resmi MotoGP

Tak hanya itu, permasalahan pada ban juga dirasakannya kala menentukan komponen yang akan digunakan. Menurutnya, pilihan komponen ban para pembalap Honda sangatlah terbatas karena ada tekstur tertentu yang tak bisa mereka gunakan, yakni ban soft. Kondisi ini tentu saja sangat disayangkan oleh Crutchlow karena membuat geraknya terbatas untuk bersaing dengan pembalap pabrikan lainnya.

BACA JUGA: Crutchlow Komentari Kinerja Motor Honda di MotoGP 2018

“Berapa kali Anda melihat pembalap Honda jatuh karena ban depan pada tahun ini? Jumlahnya lebih dari tahun lalu dan lebih sering dari pabrikan lainnya. Motor kami telah menjadi lebih kuat, tetapi sering kali kami terjatuh karena masalah pada ban depan,” ujar Crutchlow, sebagaimana dikutip dari Tuttomotoriweb, Selasa (2/10/2018).

Cal Crutchlow. Foto: Laman resmi MotoGP

“Kami tidak bisa menggunakan ban depan yang berkomponen soft. Saya jamin 100%. Saya bisa menggunakan ban medium di beberapa balapan sebelumnya, padahal ini tidak bisa berfungsi pada 2017. Tetapi, jika Anda melihat seperti misalnya ban belakang yang lembut di Aragon yang saya gunakan pada Jumat, motor kami tak dapat menggunakannya dengan baik. Mereka (ban) bahkan harus berada di dalam ember setelah tujuh atau delapan lap, jadi tidak mungkin,” tukasnya.

(Djanti Virantika)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement