nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ricciardo Senang Si Torpedo Kembali ke F1

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 30 September 2018 19:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 30 37 1957725 ricciardo-senang-si-torpedo-kembali-ke-f1-PxXnADiqB4.jpg Daniil Kvyat dan Daniel Ricciardo (Foto: BBC)

SOCHI – Tim Scuderia Toro Rosso resmi mengumumkan come back Daniil Kvyat untuk musim balap Formula One (F1) 2019. Pembalap asal Rusia tersebut sebelumnya pernah memperkuat tim asal Faenza, Italia, itu pada 2014, 2016, dan 2017.

Sayangnya, performa Kvyat yang angin-anginan membuatnya kehilangan tempat di Toro Rosso pada musim balap 2018. Namun, kepindahan Pierre Gasly yang promosi ke Red Bull Racing, membuat kursi kosong itu akhirnya jatuh kepada Si Torpedo, julukan Danill Kvyat.

(Baca juga: Didepak dari Kursi Toro Rosso, Ricciardo: Kvyat Masih Berpotensi Kembali Menuju F1)

Kembalinya pembalap berusia 24 tahun itu disambut baik oleh mantan rekan setimnya di Red Bull Racing, Daniel Ricciardo. Orang Australia itu bahkan sempat bercanda saat mengetahui pengumuman dari Toro Rosso mengenai kembalinya Daniil Kvyat.

Daniil Kvyat

(Foto: Scuderia Toro Rosso/Twitter)

“Sekarang adalah waktunya kebangkitan ‘Si Torpedo’. Kalau saya adalah Dani, maka saya akan menaruh logo torpedo di helm. Saya akan berkicau di Twitter atau apapun dengan kata-kata ‘Si Torpedo Kembali’. Itu akan jadi pernyataan yang tegas,” ucap Daniel Ricciardo, dilansir dari Reuters, Minggu (30/9/2018).

“Saya penasaran tetapi yakin cuti setahun akan sangat baik untuknya. Tentu kesempatan rehat akan membuatnya menyadari banyak hal. Saya yakin dia akan lebih dewasa. Semoga dia bisa tetap berkepala dingin dan mengeluarkan bakat terbaiknya secara konsisten,” imbuh pembalap berusia 29 tahun itu.

Scuderia Toro Rosso

(Foto: Bernadett Szabo/Reuters)

Julukan Si Torpedo diberikan kepada Daniil Kvyat oleh Sebastian Vettel yang memprotes aksinya di F1 GP China 2016. Pembalap asal Ufa itu lantas diturunkan ke Toro Rosso dari Red Bull Racing pada GP Spanyol 2016.

Musim lalu, tempatnya di tiga balapan terakhir dihuni oleh Brendon Hartley dan Pierre Gasly. Kvyat lantas kehilangan kursi untuk musim balap F1 2018 sehingga memilih mengambil tawaran sebagai pembalap pengembangan bagi Scuderia Ferrari.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini