"Saya tidak mau mengatakan ini hukuman, tapi ya ini hukum alam. Dalam penilaian, hal-hal seperti ini memang harus terjadi. Kalau kita tidak bisa bersaing di atas, ya harus mencoba di level bawah. Ini jadi tantangan buat mereka, mau ke level yang mana?," terangnya.
"Kami mencoba lagi, bagaimana mematangkan mereka, bukan turun kelas. Bersaing di kelas yang di bawahnya, kami harapkan mereka mampu berprestasi. Dari sini lah rasa percaya diri mereka bisa naik lagi. Jangan jadi tekanan atau beban, ini kesempatan, untuk mencicipi gelar juara dulu," sambung Susy.

(Ihsan jadi andalan tunggal putra Indonesia di Babel Indonesia Masters 2018. Foto: PBSI)
Sebagai pembina ia mengatakan ingin kepercayaan diri mereka naik dan bisa kembali lagi ke levelatas. Memang ini jadi ajang penilaian juga, akan dikasih reward kalau juara, pasti atlet harus ada juga tanggung jawab juga untuk penilaian.
BACA JUGA: Anthony Pastikan Tempat di Perempatfinal Jepang Open 2018