nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbauan Susy Susanti kepada Atlet yang Turun di Babel Indonesia Masters 2018

Arsan Mailanto, Jurnalis · Kamis 13 September 2018 17:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 13 40 1950041 imbauan-susy-susanti-kepada-atlet-yang-turun-di-babel-indonesia-masters-2018-scWo6jz4DL.jpg Fitriani turun di Babel Indonesia Masters 2018. (Foto: PBSI)

PANGKALPINANG - Jelang penyelenggaraan Bangka Belitung Indonesia Masters 2018 di GOR Sahabudin, Pangkalpinang pada 18 hingga 23 September 2018, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti mengimbau para atlet muda untuk mulai unjuk gigi.

Indonesia menurunkan sebagian besar pemain-pemain muda Pelatnas untuk berburu poin di kejuaraan berhadiah total USD 75 ribu tersebut. Akan tetapi, kata Susy, para pebulu tangkis Pelatnas diharapkan mampu mendapat hasil terbaik berupa gelar juara.

"Indonesia Masters ini kesempatan buat yang muda, bukan cuma untuk menaikkan poin ranking dan dapat pengalaman saja. Akan tetapi, saya berharap mereka menunjukkan prestasi juga. Karena ini salah satu penilaian untuk promosi dan degradasi Pelatnas, apalagi hampir semua atlet Indonesia akan tampil di kejuaraan ini," ujarnya, Kamis (13/9/2018).

Sejumlah pemain Pelatnas utama seperti Ihsan Maulana Mustofa, Firman Abdul Kholik dan Fitriani juga akan ambil bagian di turnamen tersebut. Susy pun menolak jika diturunkannya mereka di kejuaraan ini disebut sebagai bentuk hukuman lantaran mereka belum berhasil mendapat hasil maksimal di level lebih tinggi.

Fitriani

(Fitriani akan turun di Babel Indonesia Masters 2018. Foto: PBSI)

"Saya tidak mau mengatakan ini hukuman, tapi ya ini hukum alam. Dalam penilaian, hal-hal seperti ini memang harus terjadi. Kalau kita tidak bisa bersaing di atas, ya harus mencoba di level bawah. Ini jadi tantangan buat mereka, mau ke level yang mana?," terangnya.

"Kami mencoba lagi, bagaimana mematangkan mereka, bukan turun kelas. Bersaing di kelas yang di bawahnya, kami harapkan mereka mampu berprestasi. Dari sini lah rasa percaya diri mereka bisa naik lagi. Jangan jadi tekanan atau beban, ini kesempatan, untuk mencicipi gelar juara dulu," sambung Susy.

Ihsan Maulana

(Ihsan jadi andalan tunggal putra Indonesia di Babel Indonesia Masters 2018. Foto: PBSI)

Sebagai pembina ia mengatakan ingin kepercayaan diri mereka naik dan bisa kembali lagi ke levelatas. Memang ini jadi ajang penilaian juga, akan dikasih reward kalau juara, pasti atlet harus ada juga tanggung jawab juga untuk penilaian.

BACA JUGA: Anthony Pastikan Tempat di Perempatfinal Jepang Open 2018

Meski dibanjiri peserta dari negeri sendiri, namun Bangka Belitung Indonesia Masters 2018 juga bakal didatangi pemain-pemain top seperti juara dunia 2014, Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol (Korea), Minatsu Mitani (Jepang). Belum lagi serbuan ganda putri Jepang. Persaingan menuju podium juara bakal sengit dan tak akan mudah bagi para wakil tuan rumah.

Kendati demikian, pemain Indonesia biasanya punya kekuatan lebih jika bertanding di kandang sendiri. Pasalnya, mereka pasti ingin memberikan yang terbaik di hadapan pecinta bulutangkis Tanah Air, ditambah dukungan supporter setia yang terus membakar semangat.

"Targetnya tanding di depan publik sendiri, saya harap para pemain mampu beri yang terbaik. Ini kesempatan, tampil di negara sendiri, ada motivasi dan semangat lebih, ditambah suasana mendukung untuk berprestasi. Saatnya atlet muda kita naik tingkat, untuk mempercepat regenerasi mereka ke kelas berikutnya. Saya berharap dua gelar dari turnamen ini, paling tidak ya maunya ada juara," tukas Susy.

Legenda bulu tangkis Indonesia itu juga optimis akan progres pemain-pemain junior yang telah ambil bagian di turnamen senior seperti pasangan ganda putri Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti misalnya. Ia menilai mereka pelan-pelan mulai bisa bersaing, dan berharap para pemain junior bisa lebih matang untuk segera melanjutkan tongkat estafet dari seniornya.

"Pasangan junior memang targetnya belum di level senior, minimal bisa masuk perempatfinal atau semifinal sebab secara rangking masih di junior. Target utama mereka masih di kejuaraan dunia junior. Tapi sekali lagi, ini adalah kesempatan, harus bisa mereka manfaatkan sebaik mungkin," tandas Susy.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini