SPIELBERG – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku bahwa MotoGP 2018 merupakan salah satu musim yang tersulit di sepanjang karier balapannya selama ini. Hal itu terjadi lantaran buruknya performa motor YZR-M1 miliknya yang tak kunjung diperbaiki oleh tim pabrikan asal Jepang tersebut.
Padahal, Rossi sudah meminta perbaikan terhadap kinerja motornya, terutama pada bagian elektronik, sejak setahun yang lalu. Akan tetapi, Yamaha tak juga mampu memenuhi permintaan sang pembalap. Alhasil, hingga MotoGP sudah memasuki paruh kedua musim, The Doctor –julukan Rossi– belum juga merasakan podium pertamanya.
MotoGP 2018 ternyata mengingatkan Rossi dengan apa yang terjadi pada Yamaha pada MotoGP 2004, di mana pada musim tersebut pembalap berpaspor Italia itu juga merasakan bahwa Yamaha sedang berada di situasi yang buruk. Bahkan, Rossi menyebut bahwa musim 2004 lebih buruk ketimbang saat ini.
Baca Juga: Klasemen Sementara MotoGP 2018 Usai GP Austria
