Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tekanan yang Dialami Iannone Tak Sebesar di MotoGP 2017

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 18 April 2018 |11:23 WIB
Tekanan yang Dialami Iannone Tak Sebesar di MotoGP 2017
Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone. (Foto: MotoGP)
A
A
A

HAMAMATSU – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, menilai pada MotoGP 2018 ia akan dapat berbicara lebih lantaran telah belajar banyak saat menjalani MotoGP 2017. Apalagi, Iannone menyebut pada musim ini dirinya tidak terlalu merasakan tekanan ketimbang musim lalu.

Bisa dibilang perjalanan Iannone mengarungi musim pertamanya bersama Suzuki tidak terlalu baik. Pasalnya, dalam musim tersebut, Iannone sama sekali tidak menjuarai seri balapan satu pun. Posisi terbaik yang ia capai bersama Suzuki adalah finis di urutan keempat pada seri Jepang. Alhasil, Iannone hanya menempati posisi ke-13 klasemen MotoGP 2017.

Kendati demikian, Iannone tetap optimis untuk tampil lebih baik dalam mengarungi MotoGP 2018. Ia mengaku memiliki bekal yang cukup untuk meraih kemenangan pertamanya bersama Suzuki di musim ini.

(Andrea Iannone sedang bersiap kala melakoni balapan MotoGP 2018. Foto: MotoGP)

“Pada musim lalu, saya memiliki banyak sekali tekanan yang mengarah kepada saya ketimbang sekarang. Hal tersebut terjadi karena sekarang ini saya tidak terlalu dianggap sebagai pembalap terbaik. Musim lalu sangat sulit, namun saya belajar banyak dari hal tersebut,” ucap Iannone, mengutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (18/4/2018).

Tidak hanya berbekal pengalaman pada musim lalu saja, pembalap berjuluk The Maniac Joe itu pun menyebut motor GSX-RR miliknya yang sekarang juga jauh lebih baik ketimbang musim lalu. Menurutnya, Suzuki telah berusaha keras untuk terus mengembangkan sang kuda besi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement