Akan tetapi hal tersebut batal dilakukan lantaran manajemen Tim Honda mendapatkan permintaan langsung dari FIM –panitia MotoGP. Adalah mantan bos Tim Honda, Livio Suppo, yang mengungkapkan hal tersebut.
Baca Juga: Livio Suppo Beberkan Untung-Rugi Tangani Pembalap Besar di MotoGP
“FIM meminta kami untuk tak melakukannya (mempublikasikan bukti Marquez memang ditendang oleh Rossi di MotoGP 2015 Malaysia). Padahal data kami menunjukkan sesuatu,” ungkap Suppo, seperti dilaporkan oleh Speedweek, Senin (2/4/2018).
“Berdasarkan data, sangat mudah paham yang sebenarnya terjadi. Akan tetapi kami akhirnya menuruti kemauan FIM. Namun bagaimana juga situasi takkan pernah berubah. Orang masih yakin Vale melakukan hal benar, mereka juga masih yakin Marc tetap bersalah,” tuntasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.