LESMO – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menceritakan kesan pertamanya saat baru naik kelas dari 250 cc ke 500 cc. Momen tersebut terjadi pada 2000, di mana ia menjalani debut sebagai pembalap di Sirkuit Phakisa Freeway, Welkom, Afrika Selatan.
Rossi yang datang sebagai pembalap rookie berhasil membuat debut yang baik kala start dari posisi lima. Bahkan VR46 sempat merepotkan pembalap senior yang difavoritkan juara, termasuk bersama Sete Gibernau dan Max Biaggi.
Namun, The Doctor –julukan Rossi– gagal membuat penampilan impresif kala ia harus terjatuh pada lap ke-12. Meski berhasil melakukan putaran tercepat pada balapan tersebut, Rossi harus gagal menuntaskan perlombaan dan menyentuh garis finis.
Baca juga Rossi Bersyukur Yamaha Lebih Memilihnya Dibandingkan Zarco
“Balapan pertama saya di kelas premier adalah di Afrika Selatan menggunakan motor 500 cc. Saat itu saya membuat awal yang buruk tetapi setelah saya melakukan lap tercepat balapan dengan Honda 500 cc,” ungkap Rossi, mengutip dari Crash, Jumat (30/3/2018).
Rossi mengungkapkan penyebab kegagalannya karena meremehkan kecepatan para seniornya. Ia yang baru naik kelas ke 250 cc merasa heran dengan performa para pembalap lainnya yang begitu lamban dan tidak tampil cepat.
Melihat hal tersebut, Rossi yang memiliki kepercayaan diri langsung menguatkan kecepatannya dengan begitu tinggi. Namun apa yang terjadi, pembalap yang saat itu masih berusia 21 tahun itu terjatuh karena menggeber motor terlalu cepat.
Baca juga Pirro Berharap Dovizioso Raih Podium di MotoGP Argentina dan Amerika Serikat
Dari situ, akhirnya Rossi mulai belajar bagaimana mengontrol kecepatan motornya dan berusaha untuk tampil menjadi juara. Alhasil pada penampilan debutnya itu, pembalap berusia 39 tahun itu pulang tanpa membawa poin.
“Ketika saya tiba di kelompok terdepan dan saya berpikir ‘mengapa mereka begitu lamban?’ kemudian saya jatuh. Jadi pada saat itu saya mengerti mungkin mereka memiliki kecepatan yang baik dan saya agak teralu cepat,” lanjutnya.
Setelah mengalami kegagalan pertama tersebut, Rossi kembali apes pada seri kedua yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Ia tak mampu menyelesaikan balapan dan kembali terjatuh. Nampaknya, adaptasi Rossi bersama motor kelas 500 cc masih belum berjalan dengan baik. Namun, ia mampu menutup musim debutnya di kelas 500 cc dengan menduduki posisi runner-up.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.