Surabaya Fever Kembali Bertemu Merpati Bali di Final Srikandi Cup Seri Ketiga

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 24 Maret 2018 04:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 23 36 1877216 surabaya-fever-kembali-bertemu-merpati-bali-di-final-srikandi-cup-seri-ketiga-qpBMcPl63c.jpg Surabaya Fever (Foto: istimewa)

JAKARTA – Final jilid 3 Surabaya Fever versus Merpati Bali akan kembali terulang. Kepastian ini terjadi setelah Surabaya Fever menaklukan lawannya Tenaga Baru Pontianak 98-58, pada laga kedua semifinal Srikandi Seri 3 yang berlangsung di GOR Lokasari Jakarta, Jumat 23 Maret 2018 sore WIB.

Pelatih Surabaya Fever membuktikan ucapannya bahwa seluruh pemainnya dapat menjadi pemain inti yang siap diturunkan. Sejak wasit melakukan jump ball tanda permainan dimulai, permainan Surabaya Fever begitu sulit untuk dibendung oleh Tenaga Baru. Dua kuarter awal pun bak santapan empuk buat Fever yang dilatih oleh pelatih kawakan Wellyanto Pribadi, untuk mendulang poin sebanyak-banyaknya. Di half time, Fever unggul dengan skor yang cukup jauh 50-24.

Kunci kemenangan Fever hari ini terletak dari permainan serangan cepat yang kerap dilakukan Henny Sutjiono dan rekan-rekannya. Hingga babak pertama saja, mereka mampu meraih total 18 poin lewat fastbreak. Natasha Christaline Debby menjadi top skor untuk timnya pada paruh babak pertama. Pemain yang musim lalu masih berbaju Sahabat Semarang itu dapat mencetak sembilan poin, empat rebound dan tiga steal. Dari kubu lawan pemain nomor punggung 9 yakni Delaya Maria menjadi mesin pencetak angka untuk timnya. Bermain selama 20 menit penuh Delaya mampu menyumbangkan sembilan poin, tiga rebound dan masing-masing satu assist, block shot dan steal.

Debby kembali menjadi pemain yang bersinar dibabak kedua. 17 poin tambahan lagi berhasil dikemasnya di 20 menit berikutnya (total 26 angka). Ia juga mampu mencetak empat kali tembakan tiga angka. Dua pemain pilar Fever lainnya juga ikut andil memberi kemenangan pada pertandingan hari ini. Keduanya adalah Sumiati (bermain selama 17 menit 47 detik) dan Gabriel Sophia (16 menit 59 detik), masing-masing menorehkan 16 dan 14 angka.

Kalah fisik, menyebabkan Tenaga Baru hanya mampu menambah 34 poin saja, sedangkan Fever yang memang lebih superior dipertandingan semifinal kedua ini, menutup kemenangan dengan mencetak 48 angka.

Delaya Maria mejadi topskor untuk tim Tenaga Baru Pontianak. 19 angka berhasil dikemasnya pada pertandingan hari ini, sementara pemain cadangan Tenaga Baru Sarce Buaim juga tampil baik, ia dapat meraih double-double (10 poin dan 10 rebound).

“Dibilang kami melepas game ini tidak juga. Lawan memang diatas kami dan sangat merata baik skill dan fisik. Kami tadi kecolongan fastbreak karena kami memang kalah fisik juga. Tapi sejauh seri ini, Tenaga Baru bermain semakin kompak secara team work. Target kami besok adalah mengalahkan Sahabat Semarang untuk perebutan peringkat tiga. Tim itu juga harus diwaspadai karena kemajuannya begitu pesat," ucap Irma Amelya, pelatih Tenaga Baru, dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Sabtu (24/3/2018).

“Anak-anak sejauh ini sudah bermain bagus. Tapi masih ada kesalahan teknis kecil. Beberapa pemain juga semakin baik dan konsisten seperti Clarita dan Sumi. Final besok lawan Merpati Bali kita harus siap dari menit awal. Mereka kerap memainkan full court press, harusnya dengan levelan pemain kami saat ini, kami bisa melewatinya, asalkan kita tidak boleh sedikitpun meremehkan lawan,” komentar Wellyanto Pribadi.

“Semua pemain tadi ambil peran dalam kemenangan ini. Coach Welly tadi juga bilang dan selalu mengingatkan kesemua pemain, lawan sesungguhnya itu adalah diri kita sendiri. Jika kita meremehkan lawan makan kitalah yang akan menanggung resikonya. Meski kami terlihat dominan dan belum terkalahkan tapi kami tidak boleh takabur dan harus tetap fokus, begitupun saat nanti menghadapi tim Merpati Bali pada pertandingan final besok,” ucap center andalan Fever yang juga pemain timnas, Gabriel Sophia.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini