Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tim yang Dibela Zarco di MotoGP 2019 Diketahui pada April 2018

Ramdani Bur , Jurnalis-Minggu, 18 Maret 2018 |03:05 WIB
Tim yang Dibela Zarco di MotoGP 2019 Diketahui pada April 2018
Zarco saat hendak memasuki paddock di Sirkuit Sepang Malaysia. (Foto: AFP/Mohd Rasfan)
A
A
A

DOHA – Pembalap Tim Monster Yamaha Tech, Johann Zarco, tidak mau terburu-buru menentukan tim mana yang akan dibela di MotoGP 2019. Rider berpaspor Prancis itu menyebut, baru akan menentukan tim mana yang diperkuat musim depan ketika MotoGP 2018 melewati tiga race. Hal itu berarti, Zarco akan mengumumkan tim mana yang akan dibela musim depan pada medio April 2018.

“Saya harus menunggu dan santai. Saya pikir setelah melewati tiga race, kami baru bisa mengetahuinya,” kata Zarco mengutip dari Crash, Minggu (18/3/2018).

Kontrak Zarco bersama Tech 3 akan habis akhir musim ini. Akan tetapi tidak ada tanda-tanda pembalap berusia 27 tahun itu bakal memperpanjang masa bakti bersama tim yang bermarkas di Prancis tersebut.

BACA JUGA: Yamaha Janjikan Tim Pabrikan untuk Zarco di MotoGP 2019

Saat ini, ada dua tim yang dikait-kaitkan dengan pemegang dua gelar juara dunia kelas Moto2 itu. Dua tim yang dimaksud ialah KTM dan Repsol Honda. Bos KTM yakni Stefan Pierer bahkan sudah mengonfirmasi ketertarikan timnya kepada Zarco. Ketimbang mendatangkan Marc Marquez (Repsol Honda), Pierer bahkan lebih tertarik mendaratkan Zarco.

Sementara itu, Repsol Honda juga membuka kemungkinan untuk mencarikan tandem anyar bagi Marquez untuk MotoGP 2019. Hal itu karena tandem Marquez saat ini, Dani Pedrosa, tak kunjung meraih gelar juara MotoGP, meski sudah bergabung dengan Honda sejak 2006.

Kontrak Pedrosa bersama Honda pun habis akhir musim ini. Ketika Marquez sudah mendapatkan kontrak hingga 2020, masa depan The Little Spaniard –julukan Pedrosa– bersama Honda masih abu-abu.

BACA JUGA: Kata Marquez, Dovizioso, dan Zarco soal Rossi Perpanjang Kontrak

Karena itu, menarik menilik tim mana yang akan dibela Zarco pada MotoGP 2019. Satu hal yang pasti, Zarco lebih tertarik melanjutkan karier bersama tim pabrikan, ketimbang satelit. Hal itu karena Zarco memiliki tekad besar untuk menjuarai ajang MotoGP.

Zarco berpeluang menjadi yang terbaik di adu balap motor paling prestisius itu, asalkan mendapatkan motor yang kompetitif. Ambil contoh di MotoGP 2017. Meski hanya membela tim satelit, Zarco sanggup tiga kali naik podium dan finis di posisi enam klasemen akhir MotoGP 2017 dengan koleksi 174 angka.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement