Image

Morbidelli Ingin Menyamai Raihan Zarco dan Marquez pada Musim Pertama

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 12:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 14 38 1859399 morbidelli-ingin-menyamai-raihan-zarco-dan-marquez-pada-musim-pertama-fb62H7PJmh.jpg Franco Morbidelli (Foto: Speedweek)

GOSSELIES – Pembalap Tim Marc VDS, Franco Morbidelli, mengaku memiliki ekspektasi untuk bisa menyamai raihan Johann Zarco sebagai rookie di kelas MotoGP. Bahkan ia juga bisa bermimpi bisa meraih apa yang diraih Marc Marquez yang tampil debut di kelas MotoGP.

Pada musim pertama Marquez, pembalap berpaspor Spanyol itu tampil menjadi sosok fenomenal karena langsung keluar sebagai juara dunia di musim debutnya. Pada musim 2013, Marquez yang baru naik kelas ke MotoGP, langsung membuat ancaman. Berhasil mengalahkan persaingan dengan Jorge Lorenzo, The Baby Alien –julukan Marquez– akhirnya tampil sebagai juara dunia.

Sementara itu dari sisi Zarco. Hasil yang diraih pembalap berpaspor Prancis itu mungkin masih bisa dianggap realisti oelh Morbidelli. Tampil sebagai rookie, Zarco juga langsung menebar ancaman. Meski tidak sekuat Marquez, tapi Zarco mendapat hasil yang positif.

Baca juga Dovizioso Lebih Suka Hidup Sederhana

Pembalap berusia 28 tahun itu berhasil menduduki posisi enam klasemen akhir pembalap dengan koleksi 174 poin. Bahkan ia mamup tiga kali naik podium yang diraih di MotoGP Prancis, Malaysia dan race terakhir yakni Valencia.

“Mereka mengharapkan saya untuk menjadi, dan harapan saya juga, setidak-tidaknya pada tingkat yang sama dengan Zarco. Kita semua tahu bahwa dia bisa dijadikan untuk ekspektasi yang besar,” ungkap Morbidelli, mengutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (14/2/2018).

“Begitu juga dengan Marquez yang langsung memenangi kejuaraan saat ia tiba di MotoGP. Keduanya telah membuat musim pertama yang hebat,” tambah pembalap yang merupakan anak didik dari Valentino Rossi itu.

Baca juga Dovizioso Puas Mampu Kalahkan Lorenzo di MotoGP 2017

Namun begitu, Morbidelli mengaku masih belum tahu apakah target itu dapat terwujud atau tidak. Sejauh ini, ia mengatakan masih banyak melakukan adaptasi setelah bertahun-tahun berkompetisi di kelas Moto2. Begitu pun dengan RC213V yang mungkin masih baru bagi pembalap berusia 23 tahun itu.

“Saya tidak berpikir bahwa hal-hal itu hitam atau putih. Saya harus menyesuaikan diri dengan kelas dan motor secara alami, memahami kekuatan Honda. Saya juga harus menyesuaikan motor dengan kebutuhan dan gaya mengemudi saya,” pungkas pembalap berpaspor Italia itu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini