nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lorenzo Sebut Marquez sebagai Rider Agresif

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Minggu 14 Januari 2018 01:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 13 38 1844588 lorenzo-sebut-marquez-sebagai-rider-agresif-TaElR8H9oW.jpg Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez (Foto: Motorsport)

MADRID – Pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo menyebut Marc Marquez (Repsol Honda) sebagai rider agresif di lintasan. Ia pun mengatakan The Baby Alien -julukan Marquez- tak pernah takut untuk terjatuh meski berpacu dengan kecepatan tinggi.

Lorenzo juga menuturkan Marquez sebagai sosok pembalap unik yang memiliki kemampuan untuk terhindar dari risiko cedera. Ia pun menilai hal tersebut membuat pembalap berusia 24 tahun itu tambah percaya diri untuk bersaing dengan rider lain.

Baca juga: Lorenzo: Marquez Punya Cara Hindari Risiko Cedera di Lintasan

“Saya pikir, Marquez benar-benar pembalap yang unik. Dia memiliki gaya membalap yang sangat agresif, tetapi tidak takut terjatuh,” kata Lorenzo, mengutip dari Speedweek, Minggu (14/1/2018).

“Bahkan Marquez tidak pernah mengalami cedera serius dalam beberapa waktu terakhir. Itu membuat rasa percaya dirinya tidak pernah berkurang,” ujarnya.

Marquez berhasil menjadi juara dunia MotoGP 2017 dengan raihan 298 poin. Ia telah mencatatkan enam kemenangan dari total 18 seri balapan, yakni GP Amerika Serikat, Jerman, Republik Ceko, San Marino, Aragon, dan Australia. The Baby Alien juga menjadi runner-up di GP Spanyol, Catalunya, Austria, dan Jepang.

Baca juga: Petrucci Prediksi Kandidat Juara MotoGP 2018

Selain itu, Marquez meraih podium di GP Belanda dan Valencia dengan finis ketiga. Sisanya, ia tak meraih hasil maksimal di GP Qatar (posisi 4), Italia (posisi 6), dan Malaysia (posisi 4). Bahkan, ia pernah terjatuh di GP Argentina, Prancis dan Inggris.

Dengan pencapaian tersebut membuat Marquez meraih gelar juara dunia keenam sepanjang kariernya di dunia balap motor profesional. The Baby Alien telah menjadi yang terbaik di kelas 125cc pada 2010, kelas Moto2 pada 2012, serta empat titel juara MotoGP pada 2013, 2014, 2016, dan 2017.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini