Bos LCR Ragu 2 Pembalapnya Bisa Kalahkan Zarco di MotoGP 2018

Nanda Karlita, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 23:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 08 38 1841783 bos-lcr-ragu-2-pembalapnya-bisa-kalahkan-zarco-di-motogp-2018-8XjUa6c20t.jpg Johann Zarco (Foto: MotoGP)

MONTE CARLO – Pembalap Tim Yamaha Tech 3, Johann Zarco, memang tampil cukup mengejutkan saat mentas pada musim perdananya di MotoGP. Zarco berhasil mengunci posisi di urutan keenam dengan koleksi 174 poin.

Bahkan Zarco tercatat sempat dua kali meraih pole position jelang balapan di MotoGP Belanda dan Jepang. Selain itu, pembalap asal Prancis itu berhasil tiga kali naik podium di sepanjang musim 2017.

(Baca juga: Lorenzo Ingin Lupakan Persaingan dengan Rossi di Catalunya 2009)

Zarco sukses meraih posisi runner-up di Sirkuit Le Mans, Prancis serta saat mentas di seri terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Sementara di posisi tiga, Zarco mencatatkannya di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Kegemilangan Zarco ini juga diakui oleh banyak pihak. Tak terkecuali oleh Bos LCR Honda, Lucio Cecchinello. Menurut Cecchinello, ia merasa terkejut dengan penampilan yang begitu kompetitif dari Zarco di musim 2017.

Berdasarkan penampilan tersebut, Cecchinello mengaku ragu bahwa pembalapnya bisa mengalahkan Zarco. Meski pada MotoGP 2018 nanti, Cecchinello akan menggunakan dua jasa pembalap yakni Cal Crutchlow dan rookie-nya, Takaaki Nakagami.

Namun, Cecchinello tak lantas berputus asa. Meski sdar bahwa Zarco tampil dengan baik, Cecchinello semakin terpacu untuk menghadirkan motor yang jauh lebih kompetitif untuk menandingi rider milik tim satelit Yamaha tersebut.

“Saya pikir kami telah bisa menghindari beberapa kecelakaan. Hal ini sangat mempengaruhi rankingnya. Sejujurnya, tidak ada yang menduga Zarco begitu kompetitif, meski tanpa jatuh, saya ragu kami bisa mengalahkan Zarco. Tapi, kami akan mencobanya di tahun 2018,” ujar Cecchinello, mengutip dari Tuttomotoriweb, Senin (8/1/2018).

(Baca juga: Rossi: Persaingan dengan Lorenzo di MotoGP Catalunya 2009 Jadi Pertarungan Terbaik)

Kembali membahas penampilan Zarco di MotoGP 2017. Usai musim berakhir, Zarco sempat dibidik oleh KTM untuk bisa menggunakan jasanya di 2019. Namun hal itu agaknya akan sulit untuk mengingat prestasi KTM yang terbilang cukup buruk.

Selain KTM, banyak pihak juga memberikan komentarnya menyoal posisi Zarco yang cocok untuk menggantikan Valentino Rossi di Movistar Yamaha. Maklum saja, kabar mengenai pensiunnya Rossi sudah mulai berembus yang diperkiraan akan terjadi di akhir 2018.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini