Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hamilton Tak Anggap Dirinya sebagai Pemimpin di Mercedes

Laili Rabiul Awaliah , Jurnalis-Selasa, 02 Januari 2018 |18:37 WIB
Hamilton Tak Anggap Dirinya sebagai Pemimpin di Mercedes
Hamilton tak anggap dirinya sebagai pemimpin di Mercedes. (Foto: REUTERS/Andrew Boyers)
A
A
A

Apalagi, keduanya merupakan teman sejak kecil. Hubungan mereka baru retak pada musim 2016, ketika Mercedes membiarkan Hamilton dan Rosberg bersaing secara adil untuk memperebutkan gelar juara dunia F1 2016.

Setelah Rosberg memutuskan pensiun dari F1, Hamilton ingin memperbaiki hubungan yang sempat renggang dengan sang bos di Mercedes, Toto Wolff. Hal itu dilakukan The Boss agar dapat membantunya kembali ke bentuk terbaiknya.

"Jika Anda berada di kantor dan atasan Anda tidak menginginkan Anda di sana, itu akan menjadi lingkungan yang buruk, bukan? Anda ingin bekerja di sana tapi Anda tidak menemukan kenyamanan," papar The Boss.

Pertemuan itu dianggap penting bagi Hamilton dan Wolf agar dapat mengatur ulang hubungan mereka dengan bekerja ekstra keras.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement