Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Kata Bos Suzuki Terkait Kegagalan di MotoGP 2017

Ini Kata Bos Suzuki Terkait Kegagalan di MotoGP 2017
Tim Suzuki Ecstar (Foto: Facebook Suzuki Ecstar)
A
A
A

Suzuki mengakhiri musim 2017 dengan berada di posisi empat konstruktor dengan raihan 100 poin. Berbeda pada 2016, mereka mengumpulkan 208 angka. Selisih 108 angka begitu kentara, terlebih saat mengaspal di seri Eropa.

Sebagai contoh, Iannone hanya bisa finis di urutan kesembilan saat di GP Belanda. Sisanya di GP Republik Ceko, Austria, dan Aragon, tercecer di luar 10 besar. Belum lagi hasil yang didapatkan Rins. Dia harus kehilangan lima race akibat cedera.

Kendati demikian, Suzuki mampu menunjukkan tajinya di seri terakhir. Iannone dan Rins mengalami perbaikan motor, hasilnya mereka mampu menyentuh garis finis dengan berada di 10 besar. Terbukti saat mengaspal di GP Jepang, keduanya mengakhiri balapan di lima besar.

“Bagian terburuk kami musim lalu saat mengikuti race di Eropa, itu jauh dari ekspektasi. Kami menemui banyak masalah teknis, tapi perlahan kami mampu menemukan solusinya. Tim dari Jepang begitu bekerja keras, hingga pada akhirnya kami bias melaluinya dengan baik di akhir musim,” tambahnya.

Sekadar informasi, Iannone mengakhiri MotoGP 2017 dengan berada di posisi ke-13 dengan raihan 70 poin. Sementara juniornya, Rins mengakhiri musim perdananya dengan 59 poin dan berada di urutan 16.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement