Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari salah satu pengamat MotoGP ternama, Carlo Pernat. Ia berujar bahwa keterpurukan Iannone merupakan imbas dari buruknya mesin motor Tim Suzuki di MotoGP 2017.
Baca Juga: Suzuki Ecstar Anggap Masalah Musim Ini sebagai Investasi untuk MotoGP 2018
“Pada awalnya, mesin yang Suzuki pilih bermasalah. Akan tetapi kita harus ingat 2017 merupakan tahun pertama Suzuki di bawah aturan engine freeze berkat kemenangan Maverick Vinales tahun lalu,” ungkap Pernat, seperti disadur dari GPOne, Minggu (17/12/2017).
“Suzuki hanya tak beruntung, karena Alex juga cedera. Jika pembalap (Iannone) sendirian dan dikelilingi masalah, maka jelas segalanya akan berjalan sangat sulit. Apabila terdapat ada dua pembalap, maka lebih mudah mencari solusi,” imbuh pria asal Italia tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.