Image

Ricciardo: F1 Hanya Andalkan Ketangguhan Mobil ketimbang Skill Pembalapnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 15 Desember 2017, 02:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 14 37 1830500 ricciardo-f1-hanya-andalkan-ketangguhan-mobil-ketimbang-skill-pembalapnya-clHuJ2PiXb.jpg Daniel Ricciardo (Foto: AFP)

MILTON KEYNES – Pembalap Red Bull, Daniel Ricciardo, menilai memiliki mobil yang tercepat menjadi bagian yang lebih penting ketimbang memiliki bakat membalap yang mumpuni dalam gelaran Formula One (F1).

Pembalap berkebangsaan Australia tersebut telah bergabung dengan Red Bull selama empat musim terakhir. Selama kariernya bersama tim berlogo Banteng Merah tersebut, Ricciardo sukses meraih lima kemenangan impresif.

Meski demikian Red Bull dinilai masih belum mampu menghasilkan mesin yang kompetitif di era mesin Hybrid V6 Turbo, namun Ricciardo dianggap sebagai salah satu pembalap berat yang kerap menguasai posisi depan dalam grid. Tak ayal ia menjadi pembalap utama yang menjadi incaran beberapa tim besar di bursa transfer.

Meski cukup bersinar, pembalap berusia 28 tahun tersebut menilai faktor mobil yang kompetitif menjadi hal utama untuk mendominasi perlombaan. Oleh sebab itu, ia berpikir F1 perlu mengubah faktor yang lebih penting untuk menjadi kompetitif dalam perlombaan.

Baca Juga:

(Ini Dia Daftar Ban yang Disediakan Pirelli di 3 Seri Pembuka F1 Musim 2018)

Setidaknya dengan adanya balapan yang lebih mengandalkan skill ketimbang ketangguhan mobil, maka perlombaan akan semakin realistis dan akan terdapat persaingan yang sengit antara tim yang berada di lintasan.

“Lewis Hamilton telah memenangkan tiga dari empat kejuaraan terakhir, namun jika ia berada di tim papan tengah, maka dia tidak akan memiliki tiga dari empat kejuaraan terakhir. Mobil adalah bagian besar dari itu, tapi Anda harus menjadi pembalap yang baik untuk mendapatkan kesempatan mencapai puncak,” ungkap Ricciardo, menyadur dari ESPN, Jumat (15/12/2017).

“Anda membutuhkan mobil yang kompetitif. Saya kira kekuatan mobil 75% sementara keahlian pembalap hanay sebesar 25%. Jika Anda membuatnya sedikit lebih setara dengan membawa kemampuan pembalap menjadi 50% :50% maka ini akan menjadi sesuatu yang lebih realistis. Dalam waktu dekat, mudah-mudahan hal tersebut dapat terjadi,” tandasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini