Image

Naik Kelas ke MotoGP, Takaaki Nakagami Cerita soal Awal Mula Kariernya

Nanda Karlita, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 13:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 07 38 1826654 naik-kelas-ke-motogp-takaaki-nakagami-cerita-soal-awal-mula-kariernya-Z6DpUoGHye.jpg Takaaki Nakagami (Foto: laman resmi MotoGP)

MONTE CARLO – Pembalap anyar milik Tim LCR Honda, Takaaki Nakagami, membeberkan awal mula kisahnya bisa berkecimpung di dunia balap motor. Nakagami memulai mimpinya untuk menjadi seorang pembalap saat usianya masih 4 tahun. Saat itu ia berharap bisa menjadi seorang pembalap profesional.

Saat remaja tepatnya pada usia Nakagami menginjak 14 tahun, ia berkesempatan menjajal kejuaraan di Spanyol bersama Akademi MotoGP yang dikelola oleh Alberto Puig. Bahkan nomor 30 yang kini melekat pada motornya merupakan salah satu pemilihan dari Puig. Berkat kerja kerasnya sejak remaja, kini mimpi Nakagami hampir terwujud untuk menjadi rider profesional.

(Baca juga: Kepala Kru Suzuki Ecstar Beberkan Masalah Utama Tim pada MotoGP 2017)

Rider berkebangsaan Jepang itu telah dipastikan tampil di kelas tertinggi MotoGP pada 2018 bersama LCR Honda. Nantinya, Nakagami akan tandem dengan Cal Crutchlow yang telah mengukir prestasinya bersama tim satelit Honda itu sejak 2015.

“Semuanya berawal ketika saya berusia 4 tahun dan tidak berubah hingga saat ini bahwa saya berpikir untuk bisa menjadi seorang pembalap profesional suatu hari nanti. Prioritas saya adalah menikmati balapan,” ujar Nakagami, mengutip dari GP One, Kamis (7/12/2017).

“Ketika saya berusia 14 tahun, saya berlomba di kejuaraan di Spanyol dengan Akademi MotoGP yang dikelola oleh Alberto Puig. Dia juga yang memilih nomor motor yakni 30 itu untuk saya. Saya menyukainya dan akhirnya saya memutuskan untuk mempertahankan nomor ini hingga masa depan nanti saat saya berada di MotoGP,” tambahnya.

(Baca juga: Movistar Yamaha Resmi Umumkan Tanggal Presentasi Motor untuk MotoGP 2018)

Saat memutuskan untuk pindah ke Eropa ketika masih remaja, Nakagami mengaku sempat menjalaninya dengan cukup sulit. Namun, pembalap yang kini berusia 25 tahun itu mengaku telah beradaptasi dengan lingkungannya. Bahkan Nakagami mengaku sangat bersemangat untuk tinggal di Eropa karena makanannya sangat ia sukai.

“Sejujurnya, saya senang segala sesuatu tentang Eropa. Makanan yang baik, budaya yang menarik, dan juga gadis-gadis yang cantik. Tapi yang paling saya sukai adalah makanannya,” tutup pembalap yang memulai karier di MotoGP sejak 2007 di kelas 125 cc (saat ini setara dengan Moto3).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini