HAMAMATSU – Dua pembalap Tim Suzuki Ecstar yakni Andrea Iannone dan Alex Rins belum membuahkan hasil gemilang di MotoGP 2017. Kedua rider itu tak mampu masuk dalam jajaran 10 besar di klasemen akhir.
Iannone harus puas menempati peringkat 13 di klasemen akhir MotoGP 2017 dengan raihan 70 poin. Sementara Rins berada di posisi 16 dengan mengoleksi 59 poin. Kedua pembalap Suzuki itu lebih sering finis di jajaran papan bawah dari 18 seri balapan yang telah digelar.
Baca juga: Gagal Mentereng Musim Ini, Davide Brivio Akui Suzuki Salah Memilih Spesifikasi Mesin
Suzuki pun mengalami kemunduran dari musim lalu di mana mantan dua pembalapnya, yakni Maverick Vinales dan Aleix Espargaro mencatatkan hasil lebih baik. Bahkan, Vinales mampu menembus urutan empat di klasemen akhir MotoGP 2016 dengan mengumpulkan 202 poin.
Tak ayal, manajer Suzuki, Davide Brivio menyebut era baru Suzuki di MotoGP 2017 belum membuahkan hasil. Hal tersebut dikarenakan komposisi pembalap yang tak tampil gemilang sepanjang kompetisi berlangsung selama satu musim. Iannone sudah lima kali gagal finis ditambah Rins yang sempat mengalami cedera sehingga absen di empat seri balapan.
Baca juga: Sulit Bersaing Musim Ini, Davide Brivio: Padahal Iannone Telah Setuju dengan Mesin Motor Ini
Brivio menjelaskan program Suzuki yang dibangun pada MotoGP 2016 tak mampu dilanjutkan di musim ini. Ia pun mengaku sempat menyesali kepergian dari dua mantan pembalapnya pada musim lalu sehingga harus membangun kembali sistem di MotoGP 2017.
“Saya katakan masalahnya adalah kami berinvestasi dalam proyek pengembangan Maverick (Vinales) dan mempekerjakan Aleix (Espargaro) sebagai ahli. Kemudian, proyek ini berakhir karena Maverick memutuskan untuk meninggalkan kami. Itu sebabnya kami memutuskan untuk memulai era baru,” ujar Brivio, mengutip dari Speedweek, Kamis (7/12/2017).
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.