Image

Gagal Juarai GP Brasil, Performa Bottas Dikecam oleh Legenda F1

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 23:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 14 37 1813863 gagal-juarai-gp-brasil-performa-bottas-dikecam-oleh-legenda-f1-q7RfBVB8AY.jpg Valtteri Bottas (Foto: AFP)

SAO PAOLO – Kiprah salah satu pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, yakni Valtteri Bottas, kala melakoni lanjutan kejuaraan dunia Formula One (F1) musim 2017 Grand Prix (GP) Brasil sebenarnya tak terlalu buruk. Pasalnya, Bottas mampu finis di posisi kedua.

Akan tetapi jika dilihat dari posisi Bottas memulai balapan yang digelar di Sirkuit Autodromo Jose Carlos Pace tersebut, wajar jika banyak yang melayangkan kritikan kepadanya. Bottas sebenarnya memulai balapan di GP Brasil dari posisi luar biasa, yakni urutan pertama.

Baca Juga: Head-to-Head dengan Valtteri Bottas, Vettel Siap Kunci Posisi 2 Klasemen Akhir F1 2017

Akan tetapi ketika memulai balapan Bottas justru gagal tampil buruk dan gagal mempertahankan posisinya. Posisi Bottas sebagai pemimpin balapan pun direbut oleh pembalap Tim Scuderia Ferrari, yakni Sebastian Vettel, yang akhirnya keluar sebagai juara seri.

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari salah satu legenda F1, yakni Jacques Villeneuve. Pria berkebangsaan Kanada tersebut mengecam performa yang ditunjukkan Bottas sepanjang menjalani balapan di GP Brasil pada akhir pekan kemarin.

Baca Juga: Berjuang Raih Tempat 2, Hamilton Ragu Bottas Butuh Bantuan

“Balapan yang dilakukan Sebastian Vettel sangat luar biasa. Bahkan, dia sudah meraih kemenangan sejak start. Ketika Anda melihat performa mobil Mercedes, lihat saja penampilan Lewis,” cetus Villeneuve, seperti dirangkum dari Motorsport, Selasa (14/11/2017).

“Bottas bahkan menunjukkan kekurangannya ketika berupaya mengejar Vettel, dan performanya memalukan. Lewis (Hamilton) finis tiga detik di belakang Bottas, padahal dia start dari pit lane. Ini memalukan,” lanjutnya.

“Valtteri Bottas benar-benar tidak bisa menyamai kecepatan Hamilton dan ini terjadi sepanjang musim. Mungkin memang itulah levelnya sehingga dia hanya bisa menjadi pebalap nomor dia di Mercedes,” tutup pria berusia 46 tahun tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini