5. Edwin Valero 27-0, 27 KO (2002-2010)
Atlet kelahiran Bolero Alto, Mérida, Venezuela, 3 December 1981 ini merupakan petinju dengan rekor kemenangan sempurna. Dari 27 pertarungan, Valero selalu membuat lawannya mencium kanvas alias jatuh.
Valero mengawali kariernya ketika memukul jatuh rekan rekan senegaranya, Eduardo Hernandez, pada ronde pertama, 9 Juli 2002. Namanya langsung bersinar dan menjadi petinju paling menakutkan sepanjang eranya.
Gemilangnya prestasi Valero mencuri perhatian promotor tinju kelas kakap saat itu. Namanya bahkan sudah direncanakan berhadapan dengan legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao.
Sayang, rencana pertarungan keduanya urung terlaksana setelah Valero mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Dia menyudahi hidupnya setelah dituduh membunuh istrinya pada 2010.
6. Laszlo Papp 27, 2 Imbang, 15 KO (1957-1964)
Petinju kidal asal Hungaria ini masuk dalam kategori sangat sukses sepanjang kariernya. Papp bahkan menyumbangkan tiga medali Olimpiade bagi negaranya yakni Olimpiade 1948 di London, Olimpiade 1952 (Helsinki), dan Olimpiade 1956 (Melbourne).
Kendati mengharumkan nama bangsa, pemerintah Hungaria yang menganut faham komunis justru menjadi penghambat. Kala itu, pemerintah Hungaria tidak mengizinkan tinju profesional.
Keadaan itu memaksanya untuk berlatih di luar negeri dan dipilih Wina, Austria. Kerja kerasnya membuahkan hasil dengan mengalahkan petinju veteran Tiger Jones, Hippolyte Annex dan Chris Christensen. Setelah Christensen, Papp mengalahkan Randy Sandy dari Amerika Serikat.
Pada tahun 1964 menjadi mimpi buruk dalam kariernya. Pemerintah Hungaria tidak mengeluarkan izin kepada Papp untuk lawatan ke luar negeri. Saat itu, Papp dijadwalkan akan menggelar pertarungan gelar juara dunia.
(Fajar Anugrah Putra)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.