Share

Alonso Semprot Otoritas F1

Rully Pane, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2015 09:16 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 01 37 1258663 alonso-semprot-otoritas-f1-kEU1vQx03Y.jpg Fernando Alonso / foto: Sky Sports

ABU DHABI – Fernando Alonso mengecam otoritas F1 setelah merasa mendapat hukuman tak adil di GP Abu Dhabi, akhir pekan lalu. Dua kali juara dunia itu pun mengklaim, F1 harus segera mengubah format demi mengembalikan antusiasme kepada ajang balap jet darat tersebut.

Seperti diketahui, driver andalan McLaren-Honda tersebut mendapat hukuman drive-through setelah dianggap menabrak mobil pembalap Lotus, Pastor Maldonado, di awal-awal race. Meski Alonso sendiri bersikeras kalau dirinya yang justru ditabrak.

Menyebut hukuman itu sebagai hal yang ‘unik’, Alonso mengecam kalau F1 kini semakin tidak jelas dan kaku. Driver berkebangsaan Spanyol itu pun berharap, F1 bisa belajar dari MotoGP. Alonso menilai kalau para pembalap di ajang balap motor paling prestisius itu lebih bisa bersenang-senang, ketimbang para pilot F1.

“Saya ditabrak saat start dan kehilangan kendali mobil. Saya kemudian mengenai Maldonado dan mereka menjatuhkan hukuman buat saya. Ini aneh, karena di sini saya justru jadi korban. Saat ini, kita menyalahkan soal suara mobil yang sudah menyurutkan datangnya penonton ke Sirkuit, tapi saya pikir FIA juga wajib menganalisis seberapa suksesnya mereka dan konsisten terkait hukuman-hukuman,” celoteh Alonso, mengutip Crash, Selasa (1/12/2015).

“Mereka harus membuat perbandingan dengan MotoGP, saat semua pesertanya terlihat bisa lebih enjoy. F1 kini semakin kaku dan semakin tidak jelas,” ketusnya lagi.

(fap)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini