MANILA – Masih hangat diingatkan partai seru yang mempertemukan antara Floyd Mayweather Jr melawan Manny Pacquiao. Laga tersebut mengeluarkan Mayweather sebagai pemenang, usai juri menilai The Pretty Boy unggul secara unanimous decision atau angka mutlak dengan 118-110, 116-112, dan 116-112.
Banyak yang menilai Mayweather tidak layak menang karena kalah agresif dibandingkan dengan Pacquiao di sepanjang pertarungan. Tak pelak, pecinta tinju seantero dunia pun menyalahkan tiga juri yang dianggap berat sebelah. Terlebih partai diadakan di negara Mayweather yakni Amerika Serikat. Rappler pada Selasa (5/5/2015), menyajikan cara juri menilai suatu pertarungan tinju.
- Tiga juri memberikan skor untuk setiap petarung di tiap rondenya. Mereka mengikuti sistem 10-Point Must, di mana pemenang di tiap rondenya otomatis mendapatkan 10 poin. Sementara yang kalah mendapatkan sembilan poin. Jika yang tadinya kalah jatuh KO, poin dia dipotong satu angka, atau skor 10-8.
- Dua kali jatuh berarti dipotong dua poin, atau skor 10-7. Jika kedua petinju jatuh, tak ada potongan poin.