MEXICO CITY - Dua petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez dan Jorge Arce berhasrat mengalahkan lawan-lawannya yang berasal dari Filipina, Manny Pacquiao dan Nonito Donaire. Keduanya akan bertarung dalam waktu berdekatan, yaitu 8 dan 15 Desember.
Pertarungan tersebut juga akan terasa spesial, karena mereka dilatih oleh pelatih yang sama, Ignacio “Nacho” Beristain. Jika keduanya berhasil menundukkan lawan-lawannya, maka nama Meksiko dalam dunia tinju pun akan semakin harum.
“Dapat Anda bayangkan bila pada 8 Desember, Marquez mengalahkan Manny Pacquiao dengan Beristain di sudut arena, dan 15 Desember saya mengalahkan Donaire, juga dengan Beristain di sudut saya. Itu akan jadi sesuatu yang bersejarah,” ujar Arce, seperti dilansir Boxing Scene, Senin (5/11/2012).
Sementara itu, Marquez mengatakan bahwa pertandingan melawan Pacquiao kemungkinan akan jadi laga terakhirnya. Setelah dua kali kalah dan satu kali draw melawan Pacquiao, kini ia tetap menargetkan kemenangan -meskipun ia tak merasa ada beban.
“Segala pembicaraan ini merupakan sesuatu yang bagus bagi pertinjuan Meksiko, dan itulah mengapa saya tak boleh menyianyiakannya pada 8 (Desember), begitu pun Arce pada 15 (Desember),” ujar Marquez.
“Masa pensiun sudah semakin dekat. Jika saya kalah dari Donaire, saya akan pensiun setelah kalah dari petinju terbaik. Dan, bagaimana jika saya menang? (Bisa dikatakan), saya pensiun sebagai petinju terbaik,” pungkas petinju berusia 39 itu.
(Fitra Iskandar)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.